- Ole Romeny, penyerang andalan Indonesia, kini tidak terpakai di Oxford United sejak manajer baru Matt Bloomfield menjabat.
- Di bawah pelatih baru, Romeny selalu duduk di bangku cadangan dalam tiga pertandingan terakhir Divisi Championship sejak Januari 2025.
- Manajer Matt Bloomfield mengonfirmasi adanya pendekatan dari klub lain, mengisyaratkan potensi keluar bagi Romeny dari klub tersebut.
Suara.com - Masa depan penyerang andalan Timnas Indonesia, Ole Romeny di kancah sepak bola Inggris kini diselimuti ketidakpastian.
Semenjak Oxford United menunjuk Matt Bloomfield sebagai manajer baru, Romeny seolah tersingkir dari rencana utama tim dan belum pernah sekalipun merasakan menit bermain.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan situasinya di bawah arahan pelatih sebelumnya, Gary Rowett.
Di era Rowett, yang berhasil membawa Oxford menjadi runnerup Piala Presiden 2025 sebelum dipecat pada Desember lalu, Romeny merupakan salah satu pemain yang cukup rutin mendapatkan kesempatan bermain.
Namun, pergantian di kursi kepelatihan menjadi titik balik yang kurang menguntungkan bagi karier pemain berusia 25 tahun tersebut.
Sejak Matt Bloomfield mengambil alih komando, Oxford United telah melakoni tiga pertandingan di Divisi Championship.
Dalam ketiga laga tersebut, nama Ole Romeny hanya tertera di daftar pemain cadangan dan ia harus puas mendekam di bangku cadangan tanpa diturunkan sama sekali.
Situasi ini tentu mengkhawatirkan bagi seorang pemain yang menjadi andalan di lini serang tim nasional.
Padahal Romeny didatangkan sebagai rekrutan baru pada Januari 2025. Setahun berselang, kariernya justru tampak meredup.
Baca Juga: Cerita Ole Romeny Merinding Lihat Militansi Suporter Indonesia Hingga Merasakan Getaran Hebat di GBK
Dengan bursa transfer Januari yang sedang berlangsung, pintu keluar dari Oxford United bisa menjadi solusi terbaik bagi pencetak tiga gol untuk Timnas Indonesia itu, baik dengan status pinjaman maupun transfer permanen.
Sinyal mengenai kemungkinan adanya pergerakan pemain pun datang langsung dari sang manajer.
Matt Bloomfield mengindikasikan bahwa ada ketertarikan dari klub lain terhadap beberapa pemainnya, yang memicu diskusi di belakang layar.
"Kami mendapatkan pendekatan untuk pemain kami," ucap Bloomfield seperti dikutip dari Oxford Mail.
"Pembicaraan itu dilakukan di belakang layar," sambungnya lagi.
Bloomfield menambahkan bahwa komunikasi intensif terkait potensi perpindahan pemain terus terjadi.