Mauro Zijlstra Tak Otomatis Jadi Pemain Utama Persija Jakarta

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 04 Februari 2026 | 06:05 WIB
Mauro Zijlstra Tak Otomatis Jadi Pemain Utama Persija Jakarta
Mauro Zijlstra (Kolase Suara.com)
baca 10 detik
  • Pelatih Persija tegaskan pemain naturalisasi wajib bersaing di latihan demi posisi tim inti.

  • Kedatangan Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra memperkuat kedalaman skuad tanpa mengurangi kuota asing.

  • Performa latihan menjadi satu-satunya standar bagi Mauricio Souza dalam memilih susunan pemain utama.

Contoh nyata kesuksesan adaptasi pemain naturalisasi di tim ini sudah dibuktikan oleh sosok Jordi Amat.

Mantan pemain JDT tersebut telah menjadi pilar yang nyaris tak tergantikan di sektor bek tengah Persija.

Kolaborasi Jordi bersama Rizky Ridho dan Thales Lira menciptakan benteng pertahanan yang sangat sulit ditembus lawan.

Sejauh musim ini berjalan, Jordi sudah membuktikan kapasitasnya dengan tampil sebanyak 17 kali bagi Macan Kemayoran.

Keberhasilan Jordi diharapkan mampu memicu motivasi bagi para pemain baru untuk segera menyatu dengan ritme tim.

Shayne Pattynama dipastikan tidak akan melenggang dengan mudah untuk mendapatkan posisi bek kiri utama tim.

Ia harus berhadapan langsung dengan performa gemilang pemain muda berbakat, Dony Tri Pamungkas, yang sedang menanjak.

Dony selama ini dikenal memiliki konsistensi luar biasa dan fisik yang prima untuk mengawal sisi kiri pertahanan.

Persaingan internal yang sehat ini justru dianggap sebagai keuntungan besar bagi kedalaman taktik yang dimiliki Souza.

baca juga

Tim pelatih kini memiliki banyak opsi variasi serangan maupun pertahanan tergantung dari karakter lawan yang dihadapi.

Jika Mauro Zijlstra resmi mendarat, tensi persaingan di sektor depan juga dipastikan akan semakin memanas nantinya.

Ia harus bersaing secara terbuka dengan striker haus gol seperti Gustavo Almeida dan juga Eksel Runtukahu.

Skema tiga penyerang yang sering diusung Souza menuntut mobilitas tinggi dan insting mencetak gol yang tajam.

Souza mengakui bahwa dinamika di media sosial terkait fenomena pemain naturalisasi ini memang sangat tinggi.

"Saya lihat di media sosial banyak orang berkomentar soal pemain naturalisasi datang ke Indonesia (Super League) buat main di sini."

Terlepas dari perdebatan publik, Souza memandang kehadiran mereka sebagai langkah strategis yang sangat cerdas secara teknis.

Ia menilai kualitas individu para pemain tersebut memiliki standar yang dibutuhkan untuk meningkatkan level kompetisi liga.

Selain itu, para pemain ini juga memiliki potensi besar untuk dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di ajang internasional.

"And sebenarnya, seperti yang saya katakan, mereka pemain bagus, dan pasti itu ada potensi bermain untuk Timnas," ujar Souza.

Hal ini menjadi sinergi yang baik antara kepentingan klub profesional dengan kemajuan prestasi sepak bola nasional.

Secara regulasi, Mauricio Souza menegaskan bahwa perekrutan pemain naturalisasi tidak melanggar aturan kuota asing liga.

Langkah ini memungkinkan Persija memiliki kekuatan setara pemain asing tanpa harus membuang slot pemain impor mereka.

Strategi ini dianggap sangat efisien untuk memaksimalkan komposisi sebelas pemain yang ada di dalam daftar pendaftaran.

Souza sangat memahami aturan main yang ditetapkan oleh operator liga mengenai pembatasan jumlah pemain asing di lapangan.

"Kita juga harus mengerti bagaimana itu peraturan dari Liga. Liga ini mengizinkan 11 pemain asing didaftarkan. Jadi banyak pemain naturalisasi yang kamu punya, mereka itu ada di Timnas. Dan dia bisa lebih kuat tim kita, lebih baik. Jadi seperti itu kita lihat kejadiannya."

Keuntungan ganda didapatkan Persija karena mereka bisa tetap berburu pemain asing berkualitas tinggi dari pasar internasional.

Pemain naturalisasi memberikan fleksibilitas taktik karena mereka terhitung sebagai pemain lokal dalam lembar susunan pemain.

Souza mengapresiasi kebijakan manajemen yang jeli memanfaatkan aturan ini demi membentuk tim yang lebih tangguh lagi.

Fokus utama sang pelatih saat ini adalah menyatukan visi bermain antara pemain lama dengan para penggawa baru.

“Mereka (pemain naturalisasi) kenapa datang, karena mereka tidak mengambil tempat (kuota) dari pemain asing,” pungkas pelatih asal Brasil tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Langkah Jenius Arema FC: Duo Persija Langsung Bungkam Persijap Jepara

Langkah Jenius Arema FC: Duo Persija Langsung Bungkam Persijap Jepara

Bola | Selasa, 03 Februari 2026 | 22:25 WIB

Mauro Zijlstra Harus Bersaing Keras untuk Dapatkan Tempat di Lini Depan Persija

Mauro Zijlstra Harus Bersaing Keras untuk Dapatkan Tempat di Lini Depan Persija

Bola | Selasa, 03 Februari 2026 | 20:40 WIB

Sinyal Bahaya Buat John Herdman! Pelatih Gladbach Ungkap Kondisi Mengkhawatirkan Kevin Diks

Sinyal Bahaya Buat John Herdman! Pelatih Gladbach Ungkap Kondisi Mengkhawatirkan Kevin Diks

Bola | Selasa, 03 Februari 2026 | 18:58 WIB

Terkini

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:20 WIB

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:12 WIB

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 08:09 WIB

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:06 WIB

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

×