Bukan Soal Talenta, John Herdman Temukan Kegagalan Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert

Arif Budi

Jum'at, 06 Februari 2026 | 14:17 WIB
Bukan Soal Talenta, John Herdman Temukan Kegagalan Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert
John Herdman bongkar kegagalan Timnas Indonesia era Patrick Kluivert. (Instagram)
baca 10 detik
  • Pelatih John Herdman menilai kegagalan timnas bukan karena minim talenta, tetapi kurangnya waktu membangun koneksi tim.
  • Herdman mengidentifikasi lini pertahanan Indonesia memiliki fondasi kuat dan kualitasnya setara tim elite Asia.
  • Tugas utama Herdman adalah membangun kekuatan tim di sekeliling fondasi pertahanan yang sudah sangat solid.

Suara.com - Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman tak butuh waktu lama untuk melakukan analisis mendalam terhadap kekuatan dan kelemahan Skuad Garuda.

Setelah melakukan pemantauan ketat di Super League 2025/2026 hingga terbang ke Eropa, ia telah menemukan faktor kunci yang menjadi penyebab kegagalan timnas di era Patrick Kluivert dan menurutnya itu sama sekali bukan karena kurangnya talenta.

Dalam proses pengumpulan data jelang FIFA Series Maret mendatang, Herdman justru menemukan bahwa Indonesia memiliki fondasi yang sangat kuat, terutama di lini pertahanan.

Ia bahkan tak ragu menempatkan kualitas para pemain bertahan Indonesia di jajaran elite Asia.

"Ya, saya pikir Anda tahu saat Anda mengevaluasi di AFC, saya memiliki pemahaman yang sangat jelas tentang apa yang memberi Anda peluang untuk sukses, dan itu berkaitan dengan pemain tier satu dan tier dua," kata John Herdman dikutip dari Youtube Timnas Indoneesia.

"Kedalaman pemain tier satu dan dua kita, menurut saya, kita berada di peringkat keempat atau kelima di AFC dengan kualitas pool pemain kita."

"Perlu diingat bahwa banyak dari pemain tersebut adalah pemain bertahan, sehingga hal ini memberikan fondasi pertahanan yang kuat," sambungnya.

Dengan fondasi pertahanan yang solid, Herdman menegaskan bahwa tugasnya adalah bekerja dengan potensi yang ada dan membangun kekuatan tim di sekitarnya. Ia menolak alasan bahwa Skuad Garuda kekurangan talenta untuk bersaing.

"Menurut saya, setiap pelatih harus bekerja dengan apa yang ada, bukan dengan apa yang dia pikir harus dia miliki," ujar John Herdman.

baca juga

"Jika ini adalah inti dan kekuatan tim kita, kita akan membangun di sekitarnya. Jadi, menurut saya, jelas, tidak ada alasan lagi tentang talenta kami."

"Saya pikir dengan para pemain yang kami rekrut, memang butuh waktu bagi mereka untuk bersatu," terangnya lagi.

Dari analisis inilah, pelatih asal Inggris tersebut sampai pada kesimpulan utamanya mengenai biang kerok kegagalan di siklus Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Menurutnya, masalah terbesar di era Kluivert bukanlah kualitas individu, melainkan kurangnya waktu untuk membangun chemistry dan koneksi yang solid antar pemain, terutama saat menghadapi laga tandang yang berat.

"Dan saya pikir pada siklus Piala Dunia sebelumnya. Mereka tidak punya waktu untuk membangun koneksi yang diperlukan untuk melewati momen-momen sulit dalam pertandingan tandang," ucap Herdman.

Kini Herdman optimistis bahwa ia memiliki waktu yang cukup untuk mengatasi masalah koneksi tersebut dan menyatukan semua potensi yang ada. 

"Tapi kami akan punya waktu dan akan membawa koneksi itu bersama-sama. Jadi talenta ada, kesempatan ada sekarang," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernah Sambut Kevin Diks, Kini Pemain Jepang Ini Jadi Penyambut Maarten Paes di Ajax

Pernah Sambut Kevin Diks, Kini Pemain Jepang Ini Jadi Penyambut Maarten Paes di Ajax

Bola | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:29 WIB

Marselino Ferdinan Komentari Kepindahan Ivar Jenner ke Dewa United

Marselino Ferdinan Komentari Kepindahan Ivar Jenner ke Dewa United

Bola | Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:52 WIB

Rafael Struick Tarik Ivar Jenner ke Dewa United

Rafael Struick Tarik Ivar Jenner ke Dewa United

Bola | Jum'at, 06 Februari 2026 | 10:34 WIB

Pesan Khusus Dewa United untuk Ivar Jenner

Pesan Khusus Dewa United untuk Ivar Jenner

Bola | Jum'at, 06 Februari 2026 | 10:15 WIB

Mauro Zijlstra Mau ke Persija Jakarta karena Dapat Tawaran Spesial Ini

Mauro Zijlstra Mau ke Persija Jakarta karena Dapat Tawaran Spesial Ini

Bola | Jum'at, 06 Februari 2026 | 08:53 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×