- Striker keturunan Indonesia, Mauresmo Hinoke, bermain untuk TOP Oss di Eerste Divisie Belanda dengan 4 gol musim ini.
- Hinoke gagal dinaturalisasi Indonesia sebab garis keturunannya hanya sampai generasi keempat, tidak memenuhi syarat FIFA.
- Pemain kelahiran Breda 2005 itu pernah membela Timnas Indonesia U-20 dan terikat kontrak dengan TOP Oss hingga 2027.
Suara.com - Masih ingat dengan striker keturunan Indonesia, Mauresmo Hinoke? Pemain yang batal bela Timnas Indonesia itu kini sedang on fire bersama klubnya.
Mauresmo Hinoke saat ini berkompetisi di Eerste Divisie Belanda bersama TOP Oss. Pada musim ini, Hinoke telah bermain sebanyak 23 pertandingan.
Dari 23 pertandingan itu, Hinoke telah mencatat 4 gol dan 1 assist. Salah satu golnya pada akhir 2025 lalu bahkan membawa TOP Oss meraih kemenangan dramatis 4-3 atas FC Eindhoven.
Ketika FC Eindhoven sempat menyamakan skor menjelang akhir pertandingan, situasi tampak sulit bagi TOP Oss.
Namun, Hinoke berhasil mencetak gol kemenangan di masa tambahan. “Kami terus percaya hingga akhir,” ujar Hinoke seperti dilansir dari DTV Niuews.
Hebatnya lagi Hinoke memulai pertandingan itu dari bangku cadangan.
![Pemain keturunan Indonesia, Mauresmo Hinoke pindah dari FC Dordrecht untuk bergabung dengan sesama klub kasta kedua Liga Belanda (Eerste Divisie), Top Oss. [Dok. Instagram/@toposs]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/09/03/21004-pemain-keturunan-indonesia-mauresmo-hinoke-pindah-ke-top-oss.jpg)
“Ada alasannya, dan saya sudah membicarakan dengan pelatih. Setelah masuk, saya bisa membuat perbedaan di 30 menit terakhir, sesuai prediksi pelatih,” ujar pemain keturunan Maluku itu.
Sebelumnya, Mauresmo Hinoke digadang-gadang bisa membela Timnas Indonesia. Ia memang sudah dikenal sebagai striker haus gol.
Pemain berusia 20 tahun itu sebelumnya juga dikabarkan masuk radar naturalisasi, tetapi prosesnya tidak bisa dilanjutkan.
Baca Juga: Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Hal itu lantaran Hinoke secara aturan FIFA memang tidak bisa dinaturalisasi.
Dalam statuta yang berlaku, pemain yang ingin dinaturalisasi harus memiliki garis keturunan langsung hingga generasi ketiga, yakni kakek atau nenek dari pihak ayah atau ibu.
Sementara itu, darah Indonesia yang mengalir di tubuh Mauresmo Hinoke disebut berasal dari generasi keempat, sehingga tidak memenuhi syarat.
Lahir di Breda pada 26 Februari 2005, Hinoke pada musim 2025/2026 sudah tampil 14 kali musim ini dengan catatan 4 gol dan 1 assist.
Total ia telah mencetak 6 gol dan 2 assist selama membela TOP Oss. Sedangkan saat bermain untuk Dordrecht U-21 ia mencetak 3 gol.
Meski gagal menjadi WNI, Hinoke pernah membela Timnas Indonesia U-20 dengan torehan 5 caps dan 1 gol.
Kariernya di Belanda pun terus berkembang setelah menandatangani kontrak hingga 2027 bersama TOP Oss.
Kontributor: Azka Putra