- Derby d'Italia antara Inter Milan dan Juventus akan berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza akhir pekan ini.
- Wasit Federico La Penna, yang memiliki rekam jejak positif bersama Inter, diprediksi memimpin pertandingan panas ini.
- Inter mencari pembalasan setelah kalah 4-3 dari Juventus pada pertemuan sebelumnya di bulan September lalu.
Suara.com - Derby d’Italia akan kembali memanas akhir pekan ini ketika Inter Milan menghadapi Juventus di Stadion Giuseppe Meazza.
Inter Milan diprediksi bakal bisa meraih tiga poin pada laga ini. Menariknya, wasit yang bakal memimpin laga ini punya tren bagus buat Inter Milan.
Mengutip laporan Corriere dello Sport menyebut Federico La Penna menjadi kandidat kuat untuk memimpin laga panas ini.
Pertemuan ini bukan sekadar pertandingan biasa. Nerazzurri tengah memburu balas dendam setelah kalah tipis 4-3 di pertandingan sebelumnya melawan Bianconeri pada September lalu.
Rekam Jejak Federico La Penna Bersama Inter
La Penna, 42 tahun, bukan nama asing bagi Inter Milan.
![Juventus vs Inter Milan [Tangkap layar X]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/09/13/74889-juventus-vs-inter-milan.jpg)
Dalam 11 pertandingan resmi yang ia pimpin melibatkan Nerazzurri, tim besutan Cristian Chivu meraih 9 kemenangan, 1 hasil imbang, dan hanya 1 kekalahan.
Musim ini pun Inter sudah sukses memenangkan dua laga Serie A yang dipimpin La Penna, menunjukkan catatan cukup positif bagi tim tuan rumah.
Sementara itu, Juventus juga memiliki pengalaman bertemu La Penna, dengan catatan 7 kemenangan, 2 kekalahan, dan 2 hasil imbang dari 11 laga kompetitif terakhir.
Baca Juga: Prediksi Inter Milan vs Juventus: Eks Anak Asuh John Herdman Bisa Jadi Pembeda
Statistik ini membuat laga kali ini diprediksi akan berlangsung ketat, dengan kedua tim sama-sama memiliki peluang besar, tetapi momentum sejarah La Penna sedikit memihak Inter.
Derby d’Italia selalu menyajikan drama, tensi tinggi, dan keputusan kontroversial yang bisa memengaruhi jalannya klasemen Serie A.
Pertandingan ini akan menjadi ujian nyata bagi keduanya untuk mempertahankan ambisi juara, terutama setelah rivalitas sengit yang terus memanas di setiap musim.
Kontributor: Adam Ali