- Jose Mourinho menjuluki Real Madrid sebagai raja yang terluka setelah Benfica berhasil mengalahkan mereka dan memaksa El Real turun ke babak playoff Liga Champions.
- Mourinho menegaskan Benfica tidak membutuhkan keajaiban untuk menyingkirkan Real Madrid, melainkan tampil sempurna di level tertinggi untuk meraih kemenangan.
- Di tengah tensi pertandingan, Mourinho menyatakan kesetiaannya pada Benfica dan memberikan dukungan penuh kepada Alvaro Arbeloa untuk tetap melatih Real Madrid dalam waktu lama.
“Saya ingin menyingkirkan Real Madrid, tapi saya ingin Alvaro [Arbeloa] memenangkan LaLiga dan bertahan di Madrid selama bertahun-tahun,” ungkapnya dengan tulus.
Baginya, Arbeloa adalah sosok Madridista sejati yang memiliki kepribadian kuat untuk memimpin tim bertabur bintang tersebut.
Mourinho mengakui adanya ikatan emosional seumur hidup dengan Real Madrid setelah memberikan segalanya selama tiga musim bertugas di sana.
Menjelang laga krusial ini, ia memprediksi Real Madrid akan tampil berbeda dan jauh lebih kuat di bawah komando pelatih barunya.
Ia menukar anak asuhnya untuk bermain dengan penuh kegembiraan dan tanpa beban saat menghadapi kandidat utama juara Liga Champions tersebut.