- Pep Guardiola dikabarkan akan mengakhiri masa kepelatihannya di Manchester City pada akhir musim kompetisi 2025/2026 mendatang.
- Pelatih asal Spanyol tersebut memiliki klausul khusus yang memungkinkannya mundur lebih awal sebelum kontraknya resmi berakhir.
- Manajemen Manchester City mempertimbangkan Enzo Maresca sebagai kandidat utama untuk menggantikan posisi Guardiola di Stadion Etihad.
Suara.com - Pep Guardiola dikabarkan akan mengakhiri masa baktinya bersama Manchester City pada akhir musim 2025/2026.
Kabar kepergian pelatih asal Spanyol tersebut mulai berhembus kencang di internal klub. Sejumlah pemain dan staf disebut meyakini musim ini akan menjadi tahun terakhir Guardiola di Stadion Etihad.
Setelah satu dekade penuh prestasi, Guardiola dikabarkan siap menutup lembaran emasnya meski kontraknya bersama Manchester City sejatinya masih berlaku hingga 2027.
Klausul Pemutusan Kontrak Jadi Penentu
Meski masih terikat kontrak jangka panjang, Guardiola disebut memiliki klausul khusus yang memberinya keleluasaan untuk mengakhiri kerja sama lebih cepat.
Klausul tersebut memungkinkan sang pelatih mengundurkan diri secara sepihak ketika musim kompetisi berakhir.
Manajemen klub saat ini memilih menahan diri untuk tidak memberikan konfirmasi resmi demi menjaga fokus tim dalam persaingan perebutan gelar Premier League.
“Tidak ada yang berubah,” ujar pihak klub secara singkat saat dimintai keterangan terkait isu tersebut dikutip dari ESPN, Selasa (19/5/2026).
Manchester City disebut ingin menghindari distraksi tambahan di tengah fase krusial musim ini.
Enzo Maresca Jadi Kandidat Pengganti
Dalam upaya mengantisipasi kemungkinan kepergian Guardiola, manajemen klub mulai mengidentifikasi calon pengganti.
Mantan pelatih Chelsea FC, Enzo Maresca, disebut menjadi kandidat terkuat untuk mengisi kursi kepelatihan di Etihad.
Maresca bukan sosok asing bagi Manchester City karena pernah bekerja sebagai asisten Guardiola.
Kedekatan dengan filosofi permainan City membuat Maresca dinilai sebagai figur ideal untuk menjaga kesinambungan taktik tim.
Laporan yang beredar menyebut pendekatan informal telah dilakukan guna memastikan proses transisi berjalan mulus pada musim depan.