- Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tegaskan timnya harus berani hadapi Galatasaray di Istanbul Rabu (18/2/2026).
- Juventus datang dengan modal kurang meyakinkan setelah kalah di Serie A, fokus beralih ke play-off Liga Champions.
- Juventus akan tanpa tiga penyerang utama; Lois Openda berpeluang besar mengisi lini serang menghadapi Galatasaray.
Suara.com - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengirim pesan tegas kepada anak asuhnya jelang laga play-off Liga Champions kontra Galatasaray.
Bermain di RAMS Park, Turki, Rabu (18/2/2026) dinihari WIB, Spalletti menegaskan tidak ada ruang untuk gentar menghadapi atmosfer panas Istanbul.
Juventus datang ke Turki dengan modal kurang meyakinkan.
Si Nyonya Tua baru saja kalah 2-3 dari Inter Milan di Serie A, hasil yang membuat mereka tertinggal 15 poin dari puncak klasemen.
Kini, fokus sepenuhnya diarahkan ke Liga Champions. Juventus lolos ke babak play-off setelah bermain imbang tanpa gol melawan AS Monaco di fase liga dan finis di peringkat ke-13 klasemen akhir.
“Stadion seperti ini menunjukkan mental seperti apa yang Anda miliki. Kami tidak ingin bersembunyi. Kami ingin bermain dan mencoba menang,” tegas Spalletti dilansir dari Beinsports.
Secara statistik, Juventus punya catatan kurang bersahabat saat bertandang ke markas Galatasaray. Dari tiga lawatan sebelumnya di Liga Champions, Bianconeri belum pernah menang (1 imbang, 2 kalah).
Bahkan dalam enam pertemuan terakhir kedua tim, Galatasaray hanya sekali kalah dan menang 1-0 pada pertemuan terakhir di Desember 2013.
“Kami tahu kesulitan yang akan dihadapi. Mereka tim kuat dan menciptakan tekanan yang bisa membuat kekacauan. Kami tidak boleh terintimidasi,” lanjut Spalletti.
Baca Juga: PSG Siap Balas Dendam Lawan Monaco di Liga Champions 2026
Spalletti menyadari pentingnya mencuri hasil positif di leg pertama sebelum kembali ke Turin.
“Dalam duel dua leg, keduanya sama penting. Sedikit saja ragu bisa berakibat mahal,” ujarnya.
Ia juga memuji reaksi tim saat menghadapi Inter, meski akhirnya kalah.
“Saya bangga dengan reaksi mereka. Saya tidak akan menukar tim ini dengan siapa pun di dunia.”
Juventus tidak akan diperkuat tiga penyerangnya: Jonathan David, Dusan Vlahovic, dan Arkadiusz Milik yang absen karena cedera.
Situasi ini membuka peluang bagi Lois Openda untuk mengisi posisi ujung tombak.
“Ini bisa menjadi titik balik bagi siapa pun. Openda sudah mendapat kesempatan sebelumnya dan pemain lain juga akan mendapatkannya,” kata Spalletti.
Kontributor: Adam Ali