- Rene Meulensteen mengkritik perekrutan kiper Senne Lammens oleh Manchester United dari Antwerp senilai £18,1 juta.
- Lammens menjadi kiper utama menggantikan Onana dan Bayindir, namun dianggap belum memenuhi standar United.
- Meulensteen meragukan Lammens siap menghadapi tekanan kompetisi Eropa dan ekspektasi tinggi klub.
Suara.com - Penunjukan Senne Lammens sebagai kiper baru Manchester United pada era Ruben Amorim menuai kritik dari mantan asisten Sir Alex Ferguson, Rene Meulensteen.
Meulensteen menilai pemain dengan nilai transfer £18,1 juta dari Royal Antwerp itu belum selevel dengan standar klub setingkat United.
Lammens direkrut pada hari terakhir bursa transfer musim panas lalu untuk menambah persaingan di posisi kiper, menyusul awal musim yang kurang meyakinkan dari Andre Onana dan Altay Bayindir.
Lammens kemudian tampil impresif, menjadi pilihan utama dan memastikan Onana dilepas ke Trabzonspor, sementara Bayindir menjadi cadangan tetap sejak September.
Mantan pelatih United, Meulensteen, mengakui kualitas Lammens tetapi menyoroti aspek lain.
“Lammens bermain baik, tapi dia belum menunjukkan level yang dibutuhkan Manchester United dalam hal kepribadian, kepemimpinan, dan beberapa aspek teknik penjaga gawang," ujar Meulensteen dilansir dari Metro.uk
"Selain itu, pengalaman di Eropa, termasuk bermain di Liga Champions, masih menjadi tantangan bagi dia,” lanjutnya.
“Setiap tim sukses selalu memiliki kiper luar biasa yang mampu melakukan penyelamatan krusial, seperti Gianluigi Donnarumma saat melawan Liverpool. Saya belum yakin Lammens siap mencapai level itu," tuturnyaa menambahkan.
Di satu sisi, Meulensteen memuji penampilan Robin Roefs di Sunderland sebagai contoh kiper muda yang berkembang dengan baik.
Baca Juga: Owen Hargreaves Masih Tak Habis Pikir dengan Pola Pikir Ruben Amorim Saat Latih MU
Namun ia menekankan perbedaan tantangan, bermain untuk United jauh lebih berat dibanding Sunderland, karena ekspektasi dan tekanan kompetisi Eropa jauh lebih tinggi.
Kontributor: M.Faqih