- Maarten Paes mencatatkan debut gemilang bersama Ajax Amsterdam dengan melakukan 7 penyelamatan krusial dan meraih rating 7,8 saat melawan NEC Nijmegen.
- Kesempatan Paes menjadi starter terbuka lebar setelah kiper utama Ajax, Vitezslav Jaros, mengalami cedera lutut serius yang memaksanya absen hingga akhir musim.
- Performa apik Paes di Eredivisie menjadi kabar gembira bagi pelatih John Herdman jelang persiapan Timnas Indonesia menghadapi FIFA Series 2026 pada Maret nanti.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dipastikan tersenyum lebar melihat performa gemilang kiper andalannya, Maarten Paes, di kompetisi kasta tertinggi Liga Belanda.
Penjaga gawang Skuad Garuda tersebut baru saja mencatatkan debut yang sangat impresif bersama raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam, dengan menorehkan statistik mentereng.
Kegemilangan Maarten Paes di level klub ini menjadi angin segar bagi John Herdman yang tengah mematangkan persiapan tim jelang ajang FIFA Series 2026 pada Maret mendatang.
Maarten Paes akhirnya mendapatkan kepercayaan tampil sebagai starter saat Ajax Amsterdam menjamu NEC Nijmegen di Johan Cruyff Arena pada Minggu (22/2/2026) dini hari WIB.
Kesempatan emas ini datang setelah penjaga gawang utama Ajax, Vitezslav Jaros, divonis mengalami cedera lutut serius yang memaksanya absen hingga akhir musim.
Menjawab kepercayaan pelatih, kiper berusia 27 tahun tersebut tampil sangat tenang dan percaya diri meski langsung menghadapi tekanan intens dari lini serang lawan.
Statistik mencatat bahwa Maarten Paes sukses melakukan total tujuh penyelamatan krusial untuk mengamankan gawangnya sepanjang pertandingan berlangsung.
Refleks cepat serta kemampuan membaca arah bola yang ditunjukkan Paes menjadi kunci pertahanan Ajax dalam meredam gempuran NEC Nijmegen.
Meski Ajax sempat unggul lewat gol Mika Godts pada menit ke-39, pertandingan harus berakhir imbang 1-1 setelah Darko Nejasmic menyamakan kedudukan di babak kedua.
Baca Juga: Dampak Kegemilangan Debut Maarten Paes di Ajax, Pelatih Lawan Sampai Ngamuk
Walaupun gagal mencatatkan clean sheet, performa individu Paes tetap menuai banyak pujian karena peran vitalnya di bawah mistar gawang.
Selain piawai menepis bola, Paes juga tercatat sangat aktif membantu pertahanan dengan melakukan 12 kali pemulihan bola atau recoveries.
Dalam aspek distribusi bola, kiper kelahiran Nijmegen ini mencatatkan akurasi umpan sebesar 53 persen dengan 27 operan sukses dari 51 percobaan.
Berkat penampilan solidnya, situs statistik Sofascore memberikan rating tinggi sebesar 7,8 untuk debut Paes bersama De Godenzonen.
Nilai tersebut menempatkannya sebagai pemain dengan rating tertinggi kedua di kubu Ajax, hanya kalah tipis dari pencetak gol Mika Godts yang meraih nilai 8,5.
Debut manis ini membuktikan bahwa Maarten Paes mampu beradaptasi dengan cepat terhadap atmosfer dan standar tinggi kompetisi Eredivisie.
Dengan absennya Jaros dalam jangka waktu lama, peluang Paes untuk terus menjadi pilihan utama kiper Ajax di laga-laga selanjutnya semakin terbuka lebar.
Ujian konsistensi berikutnya bagi Paes akan tersaji saat Ajax dijadwalkan menghadapi PEC Zwolle pada 1 Maret 2026 mendatang.
Kontributor : Imadudin Robani Adam