-
Bhayangkara FC menang telak 4-0 atas Semen Padang di Super League.
-
Paul Munster memuji konsistensi dan performa solid pemainnya sepanjang pertandingan berlangsung semalam.
-
Kemenangan ini membawa Bhayangkara ke posisi lima besar klasemen sementara musim ini.
Suara.com - Stadion di Bandarlampung menjadi saksi kebangkitan luar biasa skuad asuhan Paul Munster dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi.
Tuan rumah menunjukkan taji mereka dengan melumat habis perlawanan tim tamu lewat performa yang sangat meyakinkan.
Kemenangan mutlak ini menjadi angin segar bagi publik Lampung yang rindu akan raihan poin sempurna di kandang.
Sang juru taktik mengungkapkan rasa puasnya karena strategi yang ia terapkan berjalan mulus sepanjang waktu normal.
Dominasi total yang diperlihatkan para pemain di lapangan membuat sang pelatih merasa hasil maksimal ini sangat logis.
"Malam ini, saya yakin kami pantas menang. Meskipun terkadang laga kandang kami sedikit kesusahan meraih tiga poin," katanya saat memberikan keterangan usai pertandingan di Bandarlampung, Selasa.
Paul Munster melihat ada peningkatan signifikan dari sisi ketenangan pemain saat menguasai bola di area pertahanan lawan.
Keberhasilan menjaga ritme permainan menjadi kunci utama mengapa tim tamu tidak mampu mengembangkan pola serangan mereka.
Kemenangan ini sekaligus memutus tren negatif yang terkadang menghantui mereka saat bermain di depan pendukung sendiri.
Instruksi untuk tampil menekan sejak menit awal berhasil dijalankan dengan disiplin tinggi oleh seluruh penggawa di lapangan.
"Kapan pun kami bermain, baik di rumah maupun di luar. Tentu harus bermain untuk menang. Memang tidak mudah, tetapi hari ini kami bermain sangat baik dan pantas mendapatkan hasil yang maksimal," kata dia.
Papan skor menunjukkan angka 4-0 yang mencerminkan betapa timpangnya kekuatan kedua kesebelasan pada pertandingan malam itu.
Empat gol yang bersarang ke gawang lawan merupakan hasil dari skema serangan balik cepat dan efektivitas lini depan.
Munster secara khusus memberikan apresiasi tinggi terhadap etos kerja para pemain yang tidak mengendurkan serangan hingga laga usai.
Fokus yang terjaga dari detik pertama hingga peluit panjang ditiup menjadi faktor pembeda dalam duel sengit tersebut.