- Ragnar Oratmangoen bekerja sama dengan Sadaqah Smile menggalang dana 50.000 euro untuk membangun masjid dan lapangan sepak bola bagi warga kurang mampu di Kupang, NTT.
- Fasilitas masjid akan memiliki kapasitas hingga 250 orang dengan sistem air panel surya, sementara lapangan bola akan menjadi ruang aman bagi anak muda untuk berolahraga.
- Aksi sosial ini merupakan bentuk terima kasih Ragnar atas dukungan luar biasa masyarakat Indonesia selama dirinya berkarier sebagai pemain di tanah air.
Suara.com - Ragnar Oratmangoen, penyerang Andalan Timnas Indonesia, menunjukkan aksi mulia dengan rencana membangun sebuah masjid dan lapangan sepak bola di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Proyek kemanusiaan ini dilakukan Ragnar Oratmangoen sebagai wujud rasa syukurnya atas cinta luar biasa yang ia terima dari masyarakat Indonesia selama membela skuad Garuda.
Melalui kerja sama dengan lembaga Sadaqah Smile, Ragnar Oratmangoen menargetkan penggalangan dana sebesar 50.000 euro atau sekitar Rp830 juta untuk merealisasikan fasilitas ibadah dan olahraga tersebut di Kupang.
Pemain yang kerap dijuluki "Wak Haji" oleh netizen ini merasa bahwa karier sepak bola telah membawanya dalam perjalanan hidup yang luar biasa di Indonesia.
Ragnar mengungkapkan bahwa Indonesia kini telah menjadi tempat yang ia sebut sebagai rumah setelah mendapatkan banyak kesempatan dan ruang untuk berkembang.
Lokasi pembangunan fasilitas tersebut dipilih secara saksama di sebuah kawasan pemukiman di Kupang, NTT, yang dihuni oleh banyak keluarga dengan penempatan rendah serta para penyintas bencana badai Seroja.
Berdasarkan keterangan resmi, warga di wilayah tersebut selama ini mengalami kesulitan untuk menjangkau masjid terdekat karena lokasinya yang sangat jauh dan terkadang dinilai tidak aman untuk dilalui.
"Indonesia telah memberiku begitu banyak cinta selama beberapa tahun terakhir, sekarang saatnya memberikan sesuatu kembali," tulis Ragnar Oratmangoen melalui akun Instagram pribadinya.
Masjid yang akan dibangun direncanakan memiliki luas bangunan 12x12 meter dengan kapasitas daya tampung mencapai 200 hingga 250 jamah.
Baca Juga: Bergulir Bulan Depan, Inilah Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Fasilitas rumah ibadah tersebut nantinya akan dilengkapi dengan sistem pengeras suara, kipas angin dinding, serta sarana sanitasi dan tempat wudu yang layak bagi pria maupun wanita.
Salah satu keunggulan teknis dari proyek ini adalah penggunaan sistem penyediaan air bersih yang akan ditopang oleh energi ramah lingkungan melalui panel surya.
Tepat di sebelah bangunan masjid, Ragnar juga akan membangun sebuah lapangan olahraga multifungsi berukuran 20x14 meter yang dikelilingi oleh pagar pembatas.
Lapangan tersebut akan difasilitasi dengan gawang sepak bola serta ring basket untuk memberikan ruang aktivitas fisik yang aman bagi generasi muda setempat.
Ragnar meyakini bahwa kehadiran lapangan bola ini bisa menjadi sarana bagi anak-anak muda untuk belajar disiplin, saling berinteraksi, dan fokus menatap masa depan mereka.
“Dengan membangun lapangan sepak bola, kami menciptakan ruang yang aman bagi generasi muda untuk berkumpul, tetap aktif, belajar disiplin, dan bermimpi tentang masa depan mereka,” ujar Ragnar dalam video unggahannya.
Hingga saat ini, kampanye donasi yang dijalankan Ragnar bersama rekannya, Chadmo, dilaporkan telah berhasil mengumpulkan dana awal sebesar 2.193 euro.
Pemain berusia 26 tahun tersebut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan menyebarkan informasi penggalangan dana ini melalui tautan di profil media sosialnya.
Ragnar menutup pesannya dengan harapan besar agar niat baik ini bisa segera terwujud demi membantu komunitas lokal yang sangat membutuhkan bantuan di pelosok negeri.
“Dengan izin Allah dan dukungan kalian, kami bisa mewujudkannya,” tegas penggawa Timnas Indonesia tersebut.