-
Laurin Ulrich gelandang FC Magdeburg berdarah Surabaya diminati untuk memperkuat Timnas Indonesia 2026.
-
Pemain muda eks VfB Stuttgart ini telah mencatat lebih dari 1.700 menit bermain musim ini.
-
Ulrich menyatakan belum menutup pintu sepenuhnya untuk bergabung dengan skuad Garuda di masa depan.
Kemampuannya dalam membaca arah bola dan mengatur tempo serangan menjadi senjata utama di atas lapangan.
Selain lihai sebagai motor serangan ia juga memiliki kemampuan bermain sebagai penyerang sayap di sisi kiri.
Fleksibilitas posisi ini sangat cocok dengan pola taktik sepak bola modern yang sangat dinamis dan cair.
Mentalitasnya pun teruji karena ia pernah dipercaya mengemban ban kapten saat membela tim nasional kelompok umur.
Ketertarikan pihak federasi sepak bola Indonesia terhadap dirinya sebenarnya sudah mulai terendus sejak awal tahun 2025.
Namun pada periode tersebut ia memilih untuk tetap konsentrasi penuh mengejar mimpinya bersama tim nasional Jerman.
“Saya tahu ada permintaan, tapi saya kini bermain untuk Jerman. Saya menilai itu penting bagi saya,” ujar Laurin.
Pernyataan tersebut ia sampaikan secara terbuka saat berbicara dalam sebuah sesi wawancara di Podcast FC Magdeburg.
Kendati demikian sang pemain memberikan sinyal positif bahwa peluang berpindah kewarganegaraan masih tetap ada di masa depan.
Kalimat tersebut seolah memberikan angin segar bagi jajaran pelatih Timnas Indonesia yang kini dipimpin John Herdman.
Kehadiran Ulrich diprediksi akan memberikan variasi baru dalam strategi serangan tim nasional yang kini kian kompetitif.
Banyak pihak menilai ia adalah kandidat paling tepat untuk menjadi penerus jangka panjang sosok senior Thom Haye.
Pengalaman bermain di kompetisi Jerman yang sangat ketat diyakini telah menempa mental bertanding dan kekuatan fisiknya.
Persaingan memperebutkan posisi utama di lini tengah Indonesia tentu akan semakin menarik dengan kehadiran talenta Eropa.
Standar kualitas tim nasional akan ikut terangkat seiring dengan banyaknya pemain yang berkompetisi di liga top dunia.