Jean-Paul van Gastel Akui PSIM Yogyakarta Sulit Menang Akibat Masalah Struktural Tim

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 25 Februari 2026 | 12:11 WIB
Jean-Paul van Gastel Akui PSIM Yogyakarta Sulit Menang Akibat Masalah Struktural Tim
Jean-Paul van Gastel (IG Jean-Paul van Gastel)
baca 10 detik
  • PSIM Yogyakarta memperpanjang rekor gagal menang dalam lima pertandingan terakhir di Liga.

  • Pelatih Jean-Paul van Gastel fokus pada target realistis mengamankan posisi dari ancaman degradasi.

  • Manajemen PSIM hanya mendatangkan Jop van der Avert untuk memperkuat lini pertahanan tim.

Suara.com - Stadion Sultan Agung menjadi saksi bisu kegagalan PSIM Yogyakarta meraih poin penuh saat menjamu tim tamu.

Laskar Mataram harus rela berbagi satu poin setelah laga sengit melawan Bali United berakhir imbang.

Skor akhir 3-3 yang menghiasi papan skor memperpanjang catatan kurang memuaskan bagi klub kebanggaan Yogyakarta.

Hingga pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026, kemenangan masih menjadi hal yang langka bagi mereka.

Hasil imbang ini sekaligus menandai kegagalan kelima secara beruntun bagi tim asuhan Jean-Paul van Gastel.

Krisis kemenangan ini dimulai sejak kekalahan telak dari tim asal Surabaya dan klub asal Samarinda.

Sebelumnya, PSIM dipaksa menyerah dengan skor 0-3 saat menghadapi Persebaya Surabaya di laga tandang.

Langkah mereka kembali terhenti ketika ditekuk tipis oleh Borneo FC dengan kedudukan akhir 1-2.

Upaya bangkit saat melawan Persis Solo dan Persik Kediri pun hanya membuahkan hasil imbang bagi tim.

baca juga

Kondisi ini membuat para pendukung setia Laskar Mataram mulai mempertanyakan konsistensi performa skuad di lapangan.

Menanggapi situasi sulit ini, sang nahkoda asal Belanda memberikan penjelasan mendalam mengenai kondisi internal timnya.

"Memang kami tidak menang dalam lima pertandingan, tapi saya pikir mudah untuk mengatakan di mana masalahnya karena setiap pertandingan memiliki konteks yang berbeda," ujar pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel.

Keterbatasan pemain di lini belakang sempat membuat sang pelatih melakukan eksperimen posisi yang cukup berisiko.

Rakhmatsho Rakhmatzoda dan Rio Hardiawan terpaksa diplot sebagai bek tengah meskipun itu bukan posisi natural mereka.

Van Gastel juga menyoroti bagaimana timnya seringkali kehilangan fokus pada menit-menit akhir pertandingan yang krusial.

Meskipun gagal menang, Van Gastel mencoba melihat sisi positif dari perjuangan anak asuhnya di setiap laga.

Eks pelatih NAC Breda tersebut menegaskan bahwa prioritas tim saat ini adalah menjaga stabilitas di papan klasemen.

Saat ini PSIM masih tertahan di posisi ketujuh dengan mengoleksi total 33 poin dari 22 laga.

Pelatih berusia 53 tahun itu mengakui bahwa ada kendala mendasar yang menyelimuti permainan timnya saat ini.

"Saya pikir tim saya sudah tampil cukup baik. Meskipun kami memiliki beberapa masalah struktural, tetapi itu tugas saya untuk memperbaikinya," sebut pelatih berusia 53 tahun itu.

Ia berkomitmen untuk terus mengevaluasi setiap detail kekurangan sebelum memasuki pekan-pekan krusial di sisa musim.

Kemenangan sangat dibutuhkan agar atmosfer dalam ruang ganti menjadi lebih positif bagi para penggawa klub.

Sektor anggaran belanja pemain juga menjadi variabel yang memengaruhi kekuatan skuad PSIM pada putaran kedua ini.

Van Gastel memahami bahwa rival-rival mereka di BRI Super League melakukan penguatan skuad secara signifikan dan masif.

Kehadiran bek asal Belanda, Jop van der Avert, menjadi satu-satunya suntikan tenaga baru di barisan pertahanan.

Meskipun terbatas, manajemen berusaha memberikan dukungan terbaik demi menjaga daya saing tim di kasta tertinggi Indonesia.

Kekuatan tim-tim lawan yang semakin solid menjadi hambatan nyata bagi PSIM untuk segera memutus tren negatif.

"Sejauh ini, saya tidak akan mengatakan kami kesulitan tapi memang sulit bagi kami untuk menang," pungkasnya.

Franco Ramos dan rekan-rekan kini dituntut untuk segera menemukan formula kemenangan guna menjauh dari bayang-bayang papan bawah.

Ujian berikutnya akan menjadi pembuktian apakah masalah struktural yang disebut pelatih mampu diatasi dengan cepat.

Kini publik Yogyakarta menantikan kebangkitan tim kesayangannya agar tetap bisa bersaing di papan atas klasemen liga.

Dukungan penuh dari suporter diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi para pemain di setiap laga kandang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persija Dua Kali Dibobol MU, Andritany Ardhiyasa Akui Kesalahan

Persija Dua Kali Dibobol MU, Andritany Ardhiyasa Akui Kesalahan

Bola | Rabu, 25 Februari 2026 | 11:15 WIB

Persija Nyaris Terpeleset di Ternate, Mauricio Souza Soroti Momen Krusial

Persija Nyaris Terpeleset di Ternate, Mauricio Souza Soroti Momen Krusial

Bola | Rabu, 25 Februari 2026 | 11:05 WIB

Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang

Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang

Bola | Rabu, 25 Februari 2026 | 04:33 WIB

Terkini

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:17 WIB

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 08:15 WIB

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:11 WIB

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:07 WIB

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:06 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:01 WIB

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 08:00 WIB

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:59 WIB

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

×