- Okan Buruk mengingatkan skuad Galatasaray agar waspada menghadapi Juventus meskipun unggul agregat 5-2 pada leg kedua.
- Pelatih menekankan tim harus menjaga intensitas tinggi dan konsentrasi penuh saat bertanding di Allianz Stadium Turin.
- Buruk menyoroti kekuatan individu Juventus, seperti Yildiz dan David, yang akan berbahaya bermain di kandang sendiri.
Suara.com - Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, mengingatkan anak asuhnya agar tidak jemawa meski unggul agregat 5-2 atas Juventus jelang leg kedua babak gugur Liga Champions di Allianz Stadium, Turin.
Berbicara jelang laga krusial, Buruk menyampaikan pesan tegas kepada timnya: jangan mengandalkan hasil leg pertama.
“Kami belum lolos,” ujar Buruk dilansir dari Football Italia.
“Kami merasakan antusiasme yang sama seperti di laga pertama dan harus turun ke lapangan dengan hasrat yang sama untuk menang.”
Ia mengingatkan bahwa Juventus adalah klub besar dengan dukungan suporter fanatik. Bermain di Turin akan memberikan energi tambahan bagi tuan rumah.
“Jika terlalu bergantung pada hasil leg pertama, leg kedua justru akan terasa lebih sulit,” tegasnya.
Buruk secara khusus menyoroti kualitas individu Juventus. Ia menyebut beberapa nama kunci seperti Kenan Yildiz, Conceição, dan David sebagai ancaman serius.
Menurutnya, meski Juventus tampil kurang maksimal pada leg pertama di Istanbul, situasinya akan berbeda saat bermain di kandang sendiri.
“Yildiz dan kawan-kawan sangat kuat. Mereka tidak bermain sangat baik di laga pertama, tapi sekarang mereka bermain di rumah sendiri,” kata Buruk.
Baca Juga: Dominasi Inggris di Liga Champions, 7 Klub Premier League Tembus 16 Besar
Secara taktik, Buruk menilai tidak perlu ada perubahan besar dari pendekatan di leg pertama.
Yang terpenting adalah menjaga intensitas, dedikasi, dan konsentrasi sepanjang pertandingan.
Ia menekankan bahwa rasa percaya diri tim saat ini lahir dari proses panjang menghadapi tekanan dalam beberapa musim terakhir.
“Alasan kami semakin kuat adalah kepercayaan diri yang lahir dari hasil-hasil bagus sebelumnya,” pungkasnya.
Kontributor: Azka Putra