- Maarten Paes menjalani debut kiper Timnas Indonesia untuk Ajax melawan NEC, menampilkan beberapa penyelamatan krusial.
- Kritik pedas muncul dari pundit Belanda, Hans Kraay Jr, mengenai klaim pengalaman Paes pasca pertandingan.
- Kraay menyoroti distribusi bola Paes yang dinilai kurang tenang, sering mengoper ke bek yang sedang tertekan.
Suara.com - Debut kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes bersama Ajax saat melawan Nec akhir pekan lalu rupanya tak memuaskan banyak pihak.
Paes tampil sejak menit awal menggantikan Vitezslav Jaros yang mengalami cedera lutut serius. Dalam laga kandang kontra NEC Nijmegen, ia mencatat beberapa penyelamatan penting.
Namun, pernyataan Paes setelah pertandingan memantik kritik pedas dari pundit Belanda.
“Saya pikir secara penjagaan gawang sudah bagus. Saya sudah cukup matang karena perjalanan karier saya dan punya banyak pengalaman,” ujar Paes usai pertandingan.
Komentar tersebut membuat analis sepak bola Belanda, Hans Kraay Jr, terkejut. Dalam kolomnya di Voetbal International, Kraay menilai penampilan Paes belum sepenuhnya meyakinkan.
![Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes mengaku merasakan perkembangan signifikan dalam waktu singkat sejak bergabung dengan Ajax Amsterdam. [ajaxshowtime]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/23/28999-maarten-paes.jpg)
“Ia memang melakukan beberapa refleks bagus di garis gawang. Tapi ketika saya mendengarnya berkata ‘saya sudah berpengalaman’, saya langsung berpikir lain,” tulis Kraay dilansir dari fcupdate.nl
Menurutnya, kiper berpengalaman seharusnya tidak berulang kali mengoper bola ke kaki bek yang sedang dalam tekanan, karena hal itu justru memicu kepanikan di lini belakang.
Kraay secara khusus menyoroti distribusi bola Paes yang dianggap kurang tenang. Ia bahkan menyebut bek tengah Ajax, Josip Sutalo, sampai dibuat kerepotan sepanjang pertandingan.
“Berpengalaman itu ketika Anda tidak membuat bek sendiri panik selama 90 menit,” sindir Kraay.
Baca Juga: Juventus Lirik Kembali Si Anak Hilang, Emil Audero Masuk Radar Transfer
Meski demikian, Paes sendiri mengakui masih ada kekurangan dalam permainannya, khususnya saat menguasai bola.
“Saat memegang bola memang ada beberapa kesalahan kecil,” kata Paes.
Kontributor: Adam Ali