- Daijiro Chirino, lahir di Belanda 2002, memulai karier di PEC Zwolle sebelum pindah ke CD Castellón.
- Chirino berkontribusi penting membawa CD Castellón promosi ke Segunda Division sebelum direkrut UD Almería.
- Karier Chirino menanjak setelah UD Almería, klubnya kini, resmi diakuisisi oleh Cristiano Ronaldo pada Februari 2026.
Suara.com - Daijiro Chirino, salah satu pemain keturunan Indonesia yang berkarier di Eropa. Chirino menjadi sorotan setelah klub yang ia bela UD Almeria resmi dimiliki oleh megabintang dunia, Cristiano Ronaldo.
Seperti apa perjalanan karier pemain berdarah Pulau Seram, Maluku ini hingga bisa direkrut klub Segunda Division tersebut? Berikut ulasan lengkapnya.
Awal Karier di Belanda
Daijiro Chirino lahir pada 24 Januari 2002 di Zwolle, Belanda, kota kecil di provinsi Overijssel yang juga menjadi tempat ia mengawali petualangan sepak bolanya.
Chirino mulai memperkuat tim muda dari klub lokal ASC Waterwijk sebelum kemudian bergabung dengan akademi PEC Zwolle pada tahun 2014 saat usianya baru 11 tahun.
Di akademi itulah, bakatnya mulai berkembang secara teknis dan taktis.

Selama beberapa tahun di PEC Zwolle, Chirino menembus berbagai kelompok umur hingga akhirnya mendapat kesempatan memperkuat tim utama pada musim 2021–2022.
Di sana, ia tampil di 31 pertandingan senior, mencetak satu gol serta beberapa assist yang menunjukkan kematangan permainannya di usia muda.
Kesuksesan Bersama CD Castellón
Baca Juga: Mudik ke Maluku, Pemain Keturunan Ini Dibuat Geleng-geleng Lihat Indahnya Kampung Halaman
Performa konsisten Chirino bersama PEC Zwolle menarik perhatian klub luar Belanda.
Pada Agustus 2023, ia melakukan langkah besar dalam kariernya dengan pindah ke CD Castellón, klub Spanyol yang saat itu bermain di kasta kedua.
Di sana, Chirino tampil sebagai pemain inti di lini belakang Castellon. Ia memainkan total 79 pertandingan dalam dua musim dan memperlihatkan kemampuan bertahan yang kuat serta fleksibilitas posisi sebagai bek tengah maupun bek kanan.
Musim 2023–2024 menjadi puncak perjalanan awalnya di Spanyol. Ia ikut berperan penting saat membawa Castellon promosi.
Chirino memainkan 38 pertandingan di Segunda Division dan 2 laga Copa del Rey.
Perfomance yang konsisten membuat pemain keturunan Indonesia itu sempat masuk dalam bidikan klub Laliga Spanyol, Villarreal.

Pindah ke UD Almería: Babak Baru dalam Karier
Performa konsistennya bersama Castellón membuka pintu bagi klub yang lebih besar, UD Almería.
Pada musim panas 2025, Almería menyepakati transfer chirino dari Castellón dengan biaya yang dilaporkan mencapai lebih dari 2 juta euro, rekor transfer tertinggi Almeria dalam beberapa dekade terakhir.
Pemain keturunan Pulau Seram ini menandatangani kontrak di Estadio de los Juegos Mediterráneos hingga tahun 2030.
Kedatangan Chirino di Almería dianggap sebagai langkah strategis yang menambah kualitas lini belakang tim.
Pelatih Almeria Rubi pada November 2025 bahkan menyebut kontribusi pemain muda ini sangat penting saat ia mencetak gol keputusan dalam kemenangan 1–0 melawan mantan klubnya sendiri, Castellon.
Dengan tinggi 1,86 meter serta kemampuan bermain di beberapa posisi belakang, Chirino semakin menunjukkan dirinya sebagai bek komplet yang bisa diandalkan baik secara fisik maupun teknik.
Tahun ini, karier Chirino makin mendapat sorotan setelah Almeria resmi dimiliki oleh Cristiano Ronaldo.
Ronaldo diumumkan telah membeli 25 persen saham klub Divisi Segunda Spanyol, UD Almería, melalui perusahaan miliknya, CR7 Investments, Kamis (26/2/2026) waktu setempat.
Dalam pernyataannya, Ronaldo mengaku sudah lama memiliki ambisi untuk berkontribusi di dunia sepak bola dari luar lapangan.
“Sudah lama menjadi ambisi saya untuk berkontribusi pada sepak bola, bukan hanya sebagai pemain. Almeria adalah klub Spanyol dengan fondasi kuat dan potensi pertumbuhan yang jelas,” ujar Ronaldo dilansir dari Talksport.
Kontributor: Adam Ali