- Nikola Krstovic dari Atalanta terluka parah akibat benturan keras saat leg kedua melawan Borussia Dortmund.
- Wasit Sánchez Martínez memberikan penalti menit ke-98 setelah tinjauan VAR, mengubah hasil pertandingan krusial.
- Gol penalti Samardzic mengamankan kemenangan dramatis Atalanta, memastikan mereka lolos ke babak 16 besar Liga Champions.
Suara.com - Cerita dramatis tersaji di laga Liga Champions saat Atalanta memastikan tiket ke babak 16 besar.
Penyerang asal Montenegro, Nikola Krstovic harus berkeringat hingga berdarah-darah saat leg kedua melawan Borussia Dortmund.
Krstovic mengalami benturan keras yang membuat wajahnya terluka parah dalam duel melawan wakil Bundesliga tersebut dinihari kemarin.
Cedera mengerikan itu terjadi pada detik-detik akhir pertandingan.
Bek Dortmund, Ramy Bensebaini, melakukan tekel yang mengenai kepala Krstovic saat sang striker dalam posisi menunduk.
Kontak tersebut meninggalkan luka terbuka yang cukup serius di wajah pemain berusia 25 tahun itu.
Wasit asal Spanyol, Jose María Sánchez Martínez, sempat melanjutkan permainan sebelum akhirnya meninjau ulang kejadian melalui VAR.
Setelah melihat tayangan ulang, wasit menunjuk titik putih pada menit ke-98. Keputusan inilah yang mengubah segalanya.
Gol dari titik penalti yang dieksekusi oleh Lazar Samardzic memastikan Atalanta menyempurnakan comeback sensasional.
Baca Juga: Skenario Hasil Undian Babak 16 Besar Liga Champions: Arsenal Bisa Jumpa Manchester City
Tim asal Bergamo itu berhasil membalikkan defisit 0-2 dari leg pertama di Jerman dan memastikan lolos ke babak 16 besar Liga Champions.
Yang menarik, di tengah rasa sakit dan perawatan medis yang diterimanya, Krstovic tetap menunjukkan mental baja.
Dari atas tandu, ia menyampaikan pesan singkat namun penuh makna:
“Sampai jumpa di lapangan, Vamos Atalanta!” ucapnya seperti dilansir dari Mundo Deportivo.
Gelandang Belgia, Charles De Ketelaere, bahkan menyebutnya sebagai pahlawanku. Dukungan serupa juga datang dari Marten de Roon, Lazar Samardzic, hingga Sead Kolasinac.
Di sisi lain, kubu Dortmund masih mempertanyakan keputusan penalti tersebut. Mereka menilai posisi Krstovic yang menunduk turut memicu benturan.
Namun regulasi permainan menegaskan bahwa tekel dengan pul sepatu yang mengenai kepala tetap dianggap berbahaya, terlepas dari posisi lawan.
Kontributor: Adam Ali