- Serangan militer AS-Israel ke Iran menyebabkan pemain asing di Timur Tengah, seperti D'Ambrosio, terdampar di Dubai.
- Danilo D'Ambrosio terjebak di Dubai karena serangan drone memaksa penutupan sementara bandara setempat.
- D'Ambrosio dan keluarga berlindung di ruang bawah tanah menyusul serangan yang dilaporkan mengenai ikon kota Dubai.
Suara.com - Situasi keamanan di Timur Tengah usai serangan militer AS-Israel ke Iran berdampak langsung pada sejumah pemain asing yang berkarier di kawasan Aran dan sekitarnya.
Mantan bek Inter Milan, Danilo D'Ambrosio, dilaporkan terjebak di Dubai setelah serangan drone menghantam sejumlah titik di kota tersebut.
Menurut laporan media Italia, beberapa rudal dan drone menghantam area strategis, termasuk hotel-hotel mewah di Uni Emirat Arab. Bandara pun ditutup sementara, membuat D’Ambrosio gagal terbang kembali ke Italia.
D’Ambrosio yang juga pernah membela Torino FC dan AC Monza awalnya dijadwalkan pulang ke Italia bersama keluarganya. Namun situasi berubah drastis dalam hitungan jam.
Dalam wawancara dengan Sky Sport, mantan pemain timnas Italia itu mengungkap momen mencekam yang dialaminya.
“Kami melarikan diri ke rumah seorang teman karena disarankan tidak tinggal di beberapa bangunan. Hingga beberapa jam lalu situasi cukup tenang, lalu alarm berbunyi dan kami turun ke basement,” ujar D’Ambrosio.
Ia menambahkan bahwa dirinya dan keluarga sudah berjam-jam berada di ruang bawah tanah demi keamanan.
“Kami seharusnya berangkat besok, tetapi bandara ditutup. Tidak ada kepanikan total, tetapi ini jelas bukan situasi mudah, terutama bagi yang tidak terbiasa dengan kondisi seperti ini.”
D’Ambrosio juga menyebut salah satu ikon Dubai, Burj Al Arab, ikut terdampak serangan drone.
Baca Juga: Dubes Iran Sebut Agresi AS-Israel Sebagai Bagian Sejarah Panjang Intervensi Washington
“Sekarang pukul dua pagi dan kami masih di sini, tanpa jalan keluar,” tuturnya.
Kontributor: Adam Ali