- Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, soroti persaingan sengit BRI Liga 1 2025/2026 dengan Persib dan Persija.
- Borneo FC berada di posisi ketiga klasemen, tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen Persib Bandung.
- Borneo FC akan hadapi Persija pada 3 Maret 2026 di JIS, laga krusial untuk menjaga peluang juara.
Suara.com - Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, angkat bicara soal panasnya persaingan papan atas BRI Super League 2025/2026.
Ia secara khusus menyoroti duel ketat timnya dengan Persib Bandung dan Persija Jakarta dalam perebutan gelar musim ini.
Saat ini, Borneo FC menempati posisi ketiga klasemen dengan 49 poin dari 22 pertandingan.
Mereka hanya terpaut satu angka dari Persija di urutan kedua yang sudah memainkan 23 laga, serta tertinggal lima poin dari Persib yang memimpin klasemen dengan jumlah pertandingan yang sama.
Dalam waktu dekat, Borneo FC akan menghadapi ujian berat. Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Persija di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, pada Selasa (3/3/2026) malam WIB dalam laga pekan ke-24.
Lefundes melihat dinamika kompetisi musim ini tidak bisa dilepaskan dari perubahan performa di putaran kedua. Ia menilai ada perbedaan signifikan dibanding paruh pertama musim.
"Kenyataannya adalah, dari pengalaman yang saya punya tentang Liga Indonesia, kami selalu mengidentifikasi bahwa praktis ada dua kejuaraan di dalam satu musim," ujar Lefundes kepada awak media.
"Putaran kedua berubah drastis dibanding apa yang terjadi di putaran pertama. Tapi kita tahu, contohnya Persib, mereka punya tradisi."
"Sepertinya suatu tradisi, untuk tidak memulai dengan baik, tapi sejak momen mereka mencapai kondisi masuk empat besar, mereka menjaga konsistensi," jelasnya.
Menurutnya, Persib memiliki pola yang khas, start lambat di awal musim, lalu melesat ketika sudah menemukan momentum dan menembus empat besar.
Tradisi itulah yang kini kembali terlihat di tubuh Maung Bandung.
Tak hanya membahas rival di papan atas, Lefundes juga menyinggung atmosfer laga tandang kontra Persija yang dipastikan sarat tekanan.
Kehadiran puluhan ribu suporter tuan rumah menjadi tantangan tersendiri bagi Pesut Etam.
"Ya kita harus hadapi mereka juga. Karena saya tahu mereka, suporter, membuat tekanan di sini, mereka membuat pesta yang indah, jadi saya masih punya... Ekstra ini untuk kita bisa mengatasinya," ucap Lefundes.
Dengan jarak poin yang begitu tipis, laga kontra Persija bukan sekadar pertandingan biasa.