-
John Herdman memantau pemain potensial dari laga Persebaya vs Persib untuk skuad Timnas.
-
Adam Alis dan Beckham Putra tampil impresif sebagai motor serangan Persib di Super League.
-
Ernando Ari dan Toni Firmansyah menjadi pemain Persebaya yang paling layak promosi ke timnas.
Suara.com - Pertandingan panas antara Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung semalam menyisakan decak kagum bagi para penonton.
Duel yang berakhir dengan skor sama kuat tersebut menyajikan performa individu yang sangat menonjol di lapangan hijau.
Sejumlah nama kini mencuat sebagai kandidat kuat untuk memperkuat Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman.
Pelatih berkebangsaan Inggris tersebut diketahui akan segera menjalani debutnya pada ajang FIFA Series 2026 mendatang.
Namun, teka-teki mengenai siapa saja penghuni skuad Garuda masih menjadi misteri bagi publik sepak bola tanah air.
Belum adanya pengumuman resmi mengenai komposisi pemain membuat spekulasi mengenai nama-nama baru terus bermunculan secara liar.
John Herdman sebenarnya bisa menilik kualitas para pemain yang berlaga dalam partai klasik antara Bajul Ijo dan Maung Bandung.
Arsitek tim asal Inggris itu memang kerap terlihat memantau langsung pertandingan kompetisi Super League dari tribun stadion.
Pertarungan semalam menyuguhkan tensi yang sangat tinggi serta persaingan taktik yang sangat ketat antar kedua tim.
Determinasi tinggi yang diperlihatkan para pemain di lapangan hijau seharusnya menjadi poin pertimbangan utama bagi tim kepelatihan.
Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Adam Alis yang tampil sangat efektif meski masuk dari bangku cadangan.
Baru satu menit menginjakkan kaki di rumput menggantikan Frans Putros, ia langsung memberikan dampak besar bagi permainan Persib.
Adam Alis berperan vital dalam gol yang dilesakkan Luciano Guaycochea setelah bekerja sama dengan Eliano Reijnders dan Beckham Putra.
Statistik mencatat Adam Alis telah mengemas tiga gol serta dua assist dari 24 laga sepanjang musim kompetisi ini.
Pengalamannya membela tim nasional di era Luis Milla dan Shin Tae-yong membuatnya tidak akan sulit beradaptasi kembali.