- Steven Gerrard mendesak pelatih Arne Slot mencadangkan Cody Gakpo pasca kekalahan Liverpool 1-2 dari Wolves pada 3 Maret 2026.
- Gerrard menilai pemain 17 tahun, Rio Ngumoha, pantas menggantikan Gakpo sebagai starter karena kontribusinya lebih baik.
- Kekalahan itu membuat Liverpool posisi kelima Liga Inggris, dan Gerrard mengkritik buruknya pertahanan timnya.
Suara.com - Legenda Liverpool, Steven Gerrard, mendesak pelatih Arne Slot untuk mencadangkan Cody Gakpo setelah kekalahan 1-2 dari Wolverhampton Wanderers di Molineux, Selasa (3/3/2026) malam waktu setempat.
Gerrard menilai pemain muda 17 tahun, Rio Ngumoha, sudah menunjukkan kualitas yang cukup untuk menjadi starter.
Wolves unggul lebih dulu lewat Rodrigo Gomes sebelum Mohamed Salah menyamakan skor tujuh menit jelang waktu normal berakhir.
Namun gol Andre di masa injury time memastikan kemenangan dramatis tuan rumah.
Hasil ini membuat Liverpool tertahan di posisi kelima Liga Inggris dan terancam disalip Chelsea jika menang atas Aston Villa.
Gakpo tampil sebagai starter di sisi kiri, tetapi digantikan Ngumoha di babak kedua. Gerrard tanpa ragu meminta Slot mengubah susunan pemain.
“Selama 65 menit Liverpool putus asa, sangat buruk, tidak menciptakan cukup peluang, tidak bermain dengan tempo yang tepat,” ujar Gerrard kepada TNT Sports.
“Ia harus memainkan Ngumoha sekarang. Dia harus jadi starter karena saat masuk sebagai pemain pengganti, dia melakukan lebih banyak dalam waktu singkat dibanding yang dilakukan Gakpo dalam 65-70 menit.”
Menurut Gerrard, keputusan itu tak bisa ditunda lagi. “Dia pantas jadi starter. Anak itu harus dimainkan Jumat malam di Piala FA.”
Baca Juga: Saat Duit Arab Mengubah Manchester City, Dari Tetangga Miskin ke Penguasa Eropa
Gerrard juga mengkritik keras performa babak pertama The Reds. Ia menyebutnya sebagai “pemborosan total” dari sudut pandang Liverpool.
“Tidak ada urgensi, tidak ada perubahan kecepatan bola di sepertiga akhir, tidak ada kualitas atau penetrasi,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Liverpool tak boleh hanya menyalahkan kurangnya kreativitas. “Mereka harus berhenti kebobolan gol-gol buruk.”
Gerrard menilai gol pertama Wolves berasal dari situasi sederhana yang seharusnya bisa diantisipasi.
“Itu bola dasar ke target man, situasi dua lawan satu yang harusnya bisa diselesaikan.”
Ia memperingatkan Slot bahwa jika ingin melangkah jauh di Piala FA, pertahanan harus dibenahi.