Jan Olde Riekerink Sesali Kelengahan Lini Belakang Dewa United Usai Ditumbangkan Tipis Manila Digger

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 06 Maret 2026 | 12:57 WIB
Jan Olde Riekerink Sesali Kelengahan Lini Belakang Dewa United Usai Ditumbangkan Tipis Manila Digger
Jan Olde Riekerink (IG Dewa United)
baca 10 detik
  • Dewa United kalah 0-1 dari Manila Digger pada leg pertama perempat final AFC.

  • Pelatih Jan Olde Riekerink mengkritik kurangnya kecerdasan pemain mengantisipasi strategi bola panjang lawan.

  • Laga penentuan akan digelar di Indomilk Arena Tangerang pada 12 Maret 2026 mendatang.

Perubahan permainan mulai terlihat saat pertandingan memasuki paruh kedua dengan tekanan yang lebih intensif.

Banten Warriors mulai mendominasi aliran bola dan mencoba membongkar pertahanan rapat yang dibangun klub Filipina.

Sejumlah peluang emas didapatkan oleh penyerang andalan mereka, Alex Martins, di depan mulut gawang lawan.

Noah Sadaoui juga berkali-kali memberikan ancaman nyata melalui pergerakan lincah di sisi sayap lapangan hijau.

Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat papan skor tidak mengalami perubahan bagi tim tamu.

Faktor utama kegagalan Dewa United mencetak gol adalah performa luar biasa dari penjaga gawang Omar Njie.

Kiper Manila Digger tersebut melakukan serangkaian penyelamatan gemilang yang membuat frustrasi barisan depan klub Indonesia.

"Jika kami sedikit lebih beruntung, kami bisa menciptakan peluang-peluang," ujar Jan Olde.

Meskipun mendominasi jalannya laga di babak kedua, Dewi Fortuna tampaknya belum berpihak pada skuat Banten.

baca juga

Kekalahan satu gol tanpa balas ini menjadi rapor yang harus dievaluasi total oleh manajemen dan pelatih.

Walaupun menderita kekalahan di leg pertama, asa untuk melaju ke babak selanjutnya masih sangat terbuka lebar.

Dewa United hanya memerlukan kemenangan dengan selisih dua gol pada pertemuan menentukan pekan depan nanti.

Pertandingan hidup mati tersebut dijadwalkan berlangsung di Indomilk Arena, Tangerang, pada Kamis 12 Maret 2026.

Dukungan penuh dari suporter fanatik diharapkan mampu membakar semangat juang para pemain di lapangan sendiri.

Keuntungan bermain di kandang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membalikkan agregat skor yang tertinggal saat ini.

Pelatih kawakan tersebut tetap menjaga api optimisme di dalam ruang ganti pemain menjelang laga krusial nanti.

Ia percaya bahwa kualitas individu dan kolektif timnya jauh lebih baik daripada apa yang ditampilkan.

"Saya memiliki kepercayaan diri penuh bahwa kami akan menyelesaikannya di Jakarta (Tangerang)," pungkas pelatih asal Belanda tersebut.

Persiapan matang akan dilakukan dalam sisa waktu sepekan untuk mempertajam lini serang dan memperkokoh pertahanan.

Seluruh elemen tim kini fokus menatap laga kandang demi menjaga harga diri sepak bola Indonesia di Asia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dewa United Tumbang 0-1 dari Manila Digger di Filipina, Jan Olde Riekerink Yakin Bisa Bangkit

Dewa United Tumbang 0-1 dari Manila Digger di Filipina, Jan Olde Riekerink Yakin Bisa Bangkit

Bola | Jum'at, 06 Maret 2026 | 12:48 WIB

Persija Terancam Musafir Lagi saat Hadapi Dewa United? Kondisi JIS Jadi Sorotan

Persija Terancam Musafir Lagi saat Hadapi Dewa United? Kondisi JIS Jadi Sorotan

Bola | Jum'at, 06 Maret 2026 | 11:47 WIB

Kalah Leg Pertama, Ini Skenario Dewa United untuk Lolos Semifinal AFC Challenge League

Kalah Leg Pertama, Ini Skenario Dewa United untuk Lolos Semifinal AFC Challenge League

Bola | Jum'at, 06 Maret 2026 | 10:34 WIB

Terkini

Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu

Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:55 WIB

Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!

Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:39 WIB

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:25 WIB

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:20 WIB

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

×