- Glenn Hoddle menawarkan diri menjadi asisten pelatih Tottenham jika Robbie Keane ditunjuk sebagai manajer permanen.
- Tottenham Hotspur menghadapi kesulitan serius setelah kekalahan, kini hanya satu poin dari zona degradasi liga.
- Pelatih interim Igor Tudor mengalami tiga kekalahan beruntun sejak mengambil alih dari Thomas Frank bulan lalu.
Suara.com - Legenda Tottenham Hotspur, Glenn Hoddle, membuka peluang untuk kembali ke klub lamanya di tengah situasi sulit yang dialami The Lilywhites musim ini.
Ia bahkan menawarkan diri menjadi asisten pelatih jika Robbie Keane dipercaya menangani tim secara permanen.
Tottenham saat ini berada dalam tekanan besar setelah serangkaian hasil buruk di Premier League.
Kekalahan 1-3 dari Crystal Palace membuat Spurs kini hanya terpaut satu poin dari zona degradasi.
Situasi ini membuat masa depan pelatih interim Igor Tudor semakin disorot.
Sejak menggantikan Thomas Frank bulan lalu, Tudor sudah menelan tiga kekalahan beruntun.
Selain takluk dari Crystal Palace, Tottenham juga tumbang saat menghadapi Arsenal dan Fulham.
Dengan hanya sembilan laga tersisa di liga, ancaman degradasi kini menjadi bayang-bayang nyata bagi klub London Utara tersebut.
Di tengah situasi genting itu, Glenn Hoddle menyatakan kesiapannya untuk kembali membantu Tottenham.
Mantan pemain sekaligus mantan pelatih Spurs itu mengaku memiliki ikatan emosional kuat dengan klub.
“Saya pikir saya akan mempertimbangkannya, terutama dengan Tottenham karena itu klub saya,” kata Hoddle dalam podcast The Good, The Bad & The Football.
“Saya sudah mendukung mereka sejak usia delapan tahun. Tottenham adalah bagian besar dari hidup saya,” tambahnya.
Hoddle juga mengenang masa kepelatihannya di Spurs yang menurutnya datang pada waktu yang kurang tepat.
Ia menilai situasi politik dan finansial klub saat itu tidak sesuai dengan ekspektasinya.
“Saya melatih mereka mungkin di waktu yang salah, secara politik dan finansial,” ujarnya. “Uang yang tersedia tidak seperti yang dijanjikan kepada saya.”
Sementara itu, nama Robbie Keane muncul sebagai salah satu kandidat kuat untuk menjadi pelatih permanen Tottenham musim depan.
Mantan striker Spurs itu dinilai tampil menjanjikan dalam karier kepelatihannya.
Keane memulai karier melatih di India sebelum kemudian bersinar bersama klub Hungaria, Ferencvaros.
Hoddle pun menilai kombinasi pelatih muda dan sosok berpengalaman bisa menjadi solusi ideal bagi Spurs.
“Robbie melakukan pekerjaan yang hebat sebagai manajer muda,” kata Hoddle.
“Memiliki seseorang yang berpengalaman di sekitarnya akan menjadi formula yang bagus. Itu bisa menjadi langkah yang sangat cerdas bagi klub,” lanjutnya.
Hoddle juga memahami keraguan sebagian pihak soal kesiapan Keane memimpin klub sebesar Tottenham.
Namun ia menegaskan bahwa setiap pelatih pada akhirnya harus mengambil langkah berani.
“Pertanyaannya memang apakah Rob sudah siap untuk pekerjaan sebesar itu,” ujarnya.
“Tapi pada akhirnya, Anda harus mengambil lompatan itu dan belajar di pekerjaan tersebut.”
Kontributor: M.Faqih