- Rodri, peraih Ballon d'Or 2024, dilaporkan polisi karena hobinya menerbangkan drone di apartemen mewahnya.
- Tetangga Rodri di Salford merasa terganggu privasinya karena drone terbang terlalu dekat jendela penthouse miliknya.
- Kepolisian Greater Manchester mengonfirmasi telah menerima keluhan dan sedang melakukan penyelidikan resmi terkait insiden ini.
Suara.com - Gelimang prestasi sebagai peraih Ballon d'Or 2024 ternyata tidak membuat bintang Manchester City, Rodri lepas dari masalah dengan para tetangganya.
Gelandang asal Spanyol ini dilaporkan ke polisi setelah hobinya menerbangkan drone di sekitar apartemen mewah tempat tinggalnya dianggap mengganggu privasi.
Rodri yang menempati sebuah unit penthouse di pusat kota Salford, memantik protes dari sejumlah penghuni lain.
Mereka merasa tidak nyaman karena drone milik pemain berusia 29 tahun itu terbang terlalu dekat dengan jendela apartemen mereka, memunculkan kekhawatiran aktivitas pribadi mereka direkam.
Salah satu penghuni bahkan menceritakan betapa terganggunya ia saat sedang bersantai di dalam unitnya yang berada di lantai tinggi.
“Saya tinggal bersama pasangan di lantai tinggi dan hal terakhir yang Anda harapkan saat menonton televisi adalah drone satu meter di luar jendela,” katanya kepada media The Sun.
“Istri saya sangat gelisah karena hal itu. Salah satu keuntungan tinggal di tempat tinggi adalah tidak ada orang yang bisa melihat ke dalam, tetapi sekarang kami diganggu Rodri dan drone miliknya," ujarnya.
Keluhan serupa juga datang dari penghuni lain yang tinggal di lantai 34.
Ia mengaku melihat drone dengan lampu berkedip di luar jendelanya pada malam hari dan melacaknya kembali ke teras milik Rodri.
Baca Juga: Tottenham Diambang Degradasi, Igor Tudor Diganti Robbie Keane? Glenn Hoddle Siap Turun Gunung
“Kami melihatnya terbang di luar jendela kami lalu kembali ke teras penthouse Rodri," katanya.
“Dia punya semua uang di dunia dan menghabiskan waktunya menerbangkan drone ke jendela orang,” imbuhnya.
Tak tahan dengan gangguan tersebut, sejumlah warga akhirnya mengambil langkah lebih jauh. Setelah mengadu ke pengelola gedung, beberapa di antaranya menghubungi nomor layanan non-darurat kepolisian untuk membuat laporan resmi.
Isu ini bahkan menjadi perbincangan hangat di grup WhatsApp penghuni gedung, di mana aktivitas Rodri dinilai berpotensi melanggar hukum pelecehan dan regulasi penerbangan drone.
Pihak Kepolisian Greater Manchester pun telah mengonfirmasi adanya laporan yang masuk dan kini sedang melakukan penyelidikan.
“Kami telah menerima sebuah keluhan dan petugas sedang melakukan penyelidikan,” kata pihak kepolisian.