Agen Migrasi Australia Beberkan Dugaan Ancaman kepada Pemain Timnas Putri Iran

Galih Prasetyo

Selasa, 10 Maret 2026 | 22:21 WIB
Agen Migrasi Australia Beberkan Dugaan Ancaman kepada Pemain Timnas Putri Iran
Sejumlah pemain Timnas Putri Iran dilaporkan mengajukan suaka di Australia setelah tampil di Piala Asia Wanita 2026. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Sejumlah pemain Timnas Putri Iran mengajukan suaka di Australia setelah Piala Asia Wanita 2026 karena ancaman keluarga.
  • Pemerintah Australia mengonfirmasi lima pemain telah menerima suaka dan dipindahkan ke lokasi aman oleh polisi federal.
  • Para atlet sempat merasa takut terhadap polisi Australia karena mengira aparat serupa dengan polisi di negara asal mereka.

Suara.com - Sejumlah pemain Timnas Putri Iran dilaporkan mengajukan suaka di Australia setelah tampil di Piala Asia Wanita 2026.

Skuat Timnas Putri Iran itu mengaku khawatir terhadap keselamatan diri dan keluarga jika kembali ke Iran.

Agen migrasi Australia, Naghmeh Danai, mengungkapkan para pemain diduga menerima ancaman terhadap keluarga mereka di tanah air.

Menurutnya, tekanan tersebut membuat para atlet takut pulang.

“Mereka ingin tetap tinggal, tetapi mereka khawatir akan konsekuensinya karena pemerintah Iran bisa menyita segalanya,” kata Danai dikutip dari ABC News.

Danai menyebut sebagian besar pemain masih sangat muda dan tidak sepenuhnya memahami risiko yang mereka hadapi.

“Dari pengamatan saya, mereka masih muda dan polos. Mereka bahkan tidak bisa membayangkan betapa mengerikannya yang bisa terjadi jika mereka kembali,” ujarnya.

Pemerintah Australia secara resmi memberikan suaka kepada lima anggota timnas wanita Iran yang memutuskan tidak kembali ke tanah air mereka usai perhelatan Piala Asia Putri 2026. [Instagram]
Pemerintah Australia secara resmi memberikan suaka kepada lima anggota timnas wanita Iran yang memutuskan tidak kembali ke tanah air mereka usai perhelatan Piala Asia Putri 2026. [Instagram]

Ia juga mengungkapkan para pemain sempat takut terhadap polisi Australia.

Ketakutan itu muncul karena mereka menganggap aparat di Australia mirip dengan polisi di Iran.

baca juga

“Mereka bahkan takut pada polisi di sini. Kami harus menjelaskan bahwa di Australia polisi ada untuk melindungi mereka,” kata Danai.

Pemerintah Australia akhirnya memberikan suaka kepada lima pemain timnas putri Iran. Mereka adalah Fatemeh Pasandideh, Zahra Ghanbari, Zahra Sarbali, Atefeh Ramazanzadeh, dan Mona Hamoudi.

Menteri Dalam Negeri Australia, Tony Burke, mengatakan kelima pemain tersebut telah dibawa ke lokasi aman oleh polisi federal. Ia juga memastikan proses visa kemanusiaan mereka telah selesai.

“Saya katakan kepada anggota tim lainnya, kesempatan yang sama juga tersedia bagi mereka,” ujar Burke.

Ia menambahkan bahwa Australia terbuka bagi para atlet tersebut. “Australia telah menerima tim sepak bola wanita Iran di hati kami,” katanya.

Kasus ini mencuat setelah para pemain Iran dilaporkan menolak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan pertama mereka di turnamen.

Aksi tersebut memicu kekhawatiran akan keselamatan mereka jika kembali ke Iran.

Kontributor: Adam Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Ancam Bunuh Donald Trump: Kini Kamu Harus Hati-hati!

Iran Ancam Bunuh Donald Trump: Kini Kamu Harus Hati-hati!

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 22:02 WIB

Cek Fakta: Benarkah Insinyur India Ditangkap di Bahrain karena Jadi Mata-mata Mossad?

Cek Fakta: Benarkah Insinyur India Ditangkap di Bahrain karena Jadi Mata-mata Mossad?

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:59 WIB

Putra Menkeu Israel Nyaris Tewas! Serpihan Mortir Hizbullah Tembus Perut

Putra Menkeu Israel Nyaris Tewas! Serpihan Mortir Hizbullah Tembus Perut

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:38 WIB

Duet AS-Israel Tak Kunjung Sukses Atasi Serangan Balik Iran, 'Epic Fury' Diledek Jadi 'Epic Failure'

Duet AS-Israel Tak Kunjung Sukses Atasi Serangan Balik Iran, 'Epic Fury' Diledek Jadi 'Epic Failure'

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:31 WIB

Iran Tetap Teguh di Jalur Wilayat al-Faqih Meski Digempur Serangan AS - Israel karena Ini

Iran Tetap Teguh di Jalur Wilayat al-Faqih Meski Digempur Serangan AS - Israel karena Ini

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 21:05 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×