- Persija Jakarta terpaksa berbagi angka usai ditahan imbang 1-1 oleh Dewa United di kandang yang memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka.
- Menanggapi kritik pedas di media sosial, Pelatih Mauricio Souza menegaskan bahwa secara permainan timnya selalu tampil lebih baik dari musuh.
- Sang juru taktik asal Brasil menantang pengamat untuk menunjuk satu pertandingan di mana lawan tampil lebih mendominasi dari skuad Macan Kemayoran.
Suara.com - Pelatih kepala Persija Jakarta yakni Mauricio Souza baru saja melontarkan sebuah tantangan berani kepada para pengamat sepak bola usai timnya gagal meraih poin penuh.
Pernyataan mengejutkan tersebut keluar setelah tim ibu kota ditahan imbang oleh tamunya Dewa United di kompetisi bergengsi BRI Super League.
Pertandingan sengit dengan tensi tinggi ini diselenggarakan secara langsung dari arena megah Jakarta International Stadium pada hari Minggu kemarin.
Juru taktik asal Brasil ini menegaskan bahwa skuad Macan Kemayoran selalu tampil sangat kompetitif terlepas dari hasil minor di beberapa laga terakhir.
Kekecewaan para pendukung setia memang sangat bisa dipahami oleh sang pelatih setelah melihat tim kesayangannya kembali kehilangan poin kandang.
Namun, sang arsitek meyakini performa anak asuhnya di atas lapangan hijau sama sekali tidak pernah kalah dominan dibandingkan pihak lawan manapun.
![Cek update Klasemen Super League usai laga tunda pekan 21. Persib Bandung nyaman di pucuk, jaga jarak aman dari kejaran ketat Borneo FC dan Persija Jakarta. [Dok. Persija]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/16/33850-klasemen-super-league-persija-jakarta.jpg)
"Tidak ada satu tim pun yang datang dan lebih baik dari kami. Bahkan hari ini kami lebih baik dari Dewa," kata Mauricio Souza usai pertandingan.
Hasil seri 1-1 kontra skuad tamu ini seolah memperpanjang rekor kurang memuaskan dari tim ibu kota belakangan ini.
Sebelumnya, mereka juga harus puas berbagi angka 2-2 saat menjamu perlawanan Borneo FC pada tanggal 3 Maret lalu.
Baca Juga: Borneo FC vs Persib, Federico Barba Antisipasi Juan Villa dan Mariano Peralta
Arsitek tim tersebut menjelaskan bahwa parameter kesuksesan sebuah laga baginya tidak bisa hanya dilihat dari angka di papan skor akhir.
"Saya tidak menganalisis pertandingan dari hasil. Saya menganalisis dari bagaimana permainan itu berlangsung," jelas Souza.
Deretan kritik tajam yang berseliweran di media sosial rupanya tidak terlalu memusingkan fokus staf kepelatihan saat ini.
"Saya tidak mengontrol apa yang kalian katakan atau apa yang orang lain katakan. Saya hanya mengontrol apa yang saya lakukan," tegas pelatih asal Brasil itu.
Ia bahkan secara terang-terangan menantang publik untuk membuktikan kapan timnya benar-benar didominasi oleh lawan secara permainan.
"Silakan cari satu pertandingan di mana lawan bermain lebih baik dari kami, lalu kita bicara soal strategi," kata Mauricio Souza.