- Pelatih John Herdman diprediksi akan menggunakan formasi 3-4-2-1 untuk Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026.
- Lini belakang berpotensi diisi trio kokoh Kevin Diks, Jay Idzes, dan Justin Hubner, dengan Emil Audero sebagai penjaga gawang utama.
- Lini depan akan mengandalkan Ole Romeny sebagai striker tunggal yang didukung oleh kreativitas Ragnar Oratmangoen dan Ezra Walian.
Suara.com - Pelatih John Herdman mulai meracik formula terbaiknya untuk Timnas Indonesia jelang bergulirnya ajang FIFA Series 2026.
Skema tiga bek andalannya diprediksi akan menjadi trik jitu dengan sejumlah kejutan dalam susunan pemain utama skuad Garuda.
Total sebanyak 41 nama telah dipanggil untuk bertarung di Stadion Utama Gelora Bung Karno meski harus kehilangan Miliano Jonathans akibat cedera ACL.
Tim kebanggaan Tanah Air ini dijadwalkan akan mulai berkumpul usai momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Laga perdana mereka akan langsung menantang kekuatan dari Timnas Saint Kitts dan Nevis.
Kemenangan di partai pembuka akan membawa Indonesia berhadapan dengan pemenang antara duel Timnas Bulgaria atau Timnas Kepulauan Solomon.
Salah satu hal yang paling menyita perhatian tentu saja adalah skema formasi yang akan diterapkan oleh sang juru taktik.
Arsitek asal Inggris tersebut dikenal sangat gemar menggunakan pakem tiga bek seperti pola 3-4-3 ataupun 3-4-2-1.
Formasi 3-4-2-1 dinilai menjadi opsi paling ideal jika melihat komposisi materi pemain yang tersedia saat ini.
Di posisi penjaga gawang utama, nama besar Emil Audero berpeluang besar menjadi pilihan utama di bawah mistar.
Lini pertahanan akan dikomandoi oleh trio tangguh yang diisi oleh Kevin Diks, Jay Idzes, dan Justin Hubner.
Kombinasi ketiganya menawarkan perpaduan kekuatan fisik mumpuni serta kemampuan membangun serangan dari lini belakang.
Sektor sayap akan menjadi milik Yakob Sayuri dan Calvin Verdonk yang berperan sebagai seorang wingback.
Kedua pemain ini dinilai memiliki keseimbangan yang sangat baik dalam membantu penyerangan maupun saat harus turun bertahan.
Beralih ke jantung lini tengah, duet Joey Pelupessy dan Ivar Jenner menjadi opsi paling masuk akal untuk menjaga kedalaman.