- Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, menganggap cedera Victor Osimhen berdampak besar pada kekalahan 0-4 dari Liverpool di Anfield.
- Cedera Osimhen terjadi di babak pertama dan setelah jeda, Galatasaray kebobolan tiga gol, tersingkir agregat 1-4.
- Pemain Galatasaray lain, Noa Lang, juga cedera saat melawan Liverpool dan langsung dibawa ke rumah sakit.
Suara.com - Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, menilai cedera yang dialami Victor Osimhen memberi dampak besar terhadap performa timnya saat kalah 0-4 dari Liverpool pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA di Stadion Anfield, Rabu waktu setempat.
Mengacu pada keterangan resmi UEFA, Buruk mengungkapkan bahwa timnya sebenarnya mampu tampil cukup solid di babak pertama. Namun, memasuki babak kedua, absennya Osimhen mulai terasa signifikan.
"Titik puncaknya, secara psikologis, adalah cedera (Victor) Osimhen. Dia terlalu memikirkan lengannya. Dia tidak dalam kondisi 100 persen. Di awal pertandingan, kami adalah tim yang menerapkan pressing," jelas Buruk.
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Liverpool atas kemenangan mereka, tetapi kami tidak mampu mencapai apa yang kami inginkan," ujar dia, menambahkan.
Dalam laga tersebut, Osimhen mengalami cedera pada babak pertama dan digantikan oleh Leroy Sané saat memasuki babak kedua.
Setelah jeda, Galatasaray kesulitan mengimbangi permainan lawan dan kebobolan tiga gol tambahan yang dicetak oleh Hugo Ekitike, Ryan Gravenberch, dan Mohamed Salah. Sebelumnya, pada babak pertama, gawang mereka sudah lebih dulu dibobol oleh Dominik Szoboszlai.
Hasil tersebut membuat kemenangan 1-0 yang sebelumnya diraih Galatasaray pada leg pertama menjadi tidak berarti, karena mereka kalah agregat 1-4 dari Liverpool.
Selain Osimhen, pemain lain yang juga mengalami cedera adalah Noa Lang. Ia masuk pada babak kedua menggantikan Sacha Boey, tetapi kemudian harus ditarik keluar pada menit ke-81 untuk digantikan oleh Mauro Icardi.
"Dia sudah dibawa ke rumah sakit. Jika operasi diperlukan, keputusan akan segera diambil," terang Buruk.
(Antara)