- Semen Padang resmi terdegradasi setelah menelan kekalahan 0-1 dari Dewa United di Banten International Stadium, Minggu kemarin.
- Gol tunggal kemenangan Dewa United dicetak oleh Noah Sadaoui pada menit ke-31 melalui sundulan memanfaatkan umpan silang.
- Hasil ini memastikan Semen Padang terpuruk di peringkat ke-17 karena gagal mengejar ketertinggalan poin dari zona aman.
Suara.com - Semen Padang menyusul PSBS Biak turun ke Liga Championship setelah kalah 0-1 dari tuan rumah Dewa United Banten FC pada laga Super League di Banten International Stadium, Minggu waktu setempat.
Gol tunggal kemenangan Dewa United dicetak pemain asal Maroko, Noah Sadaoui, pada menit ke-31. Semen Padang sebenarnya berupaya keras mencuri poin, namun gagal membalas keunggulan tuan rumah.
Sejak awal pertandingan, tim asuhan Jan Olde Riekerink langsung tampil menekan. Salah satu peluang datang dari Jonathan Carlos Pereira, tetapi masih mampu dipotong kiper Semen Padang, Rendy Oscario.
Semen Padang merespons pada menit ke-15 melalui tendangan jarak jauh Ripal Wahyudi, namun bola masih bisa diamankan kiper Dewa United, Sonny Stevens.
Peluang lain didapat Jonathan di dalam kotak penalti, tetapi tembakannya masih mampu diblok lini pertahanan lawan.
Setelah beberapa kali mengancam, Dewa United akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-31. Berawal dari umpan terobosan Jaja kepada Jonathan, bek asal Brasil itu mengirimkan umpan silang akurat yang disambut tandukan Noah Sadaoui untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
Menjelang akhir babak pertama, kombinasi umpan satu-dua antara Egy Maulana Vikri dan Alexis Messidoro menciptakan peluang bagi Rafael Struick, namun belum membuahkan hasil.
Memasuki babak kedua, Semen Padang tampil lebih agresif. Dalam empat menit awal, mereka mendapatkan dua peluang berbahaya melalui Diego Mauricio dan Kazaki Nakagawa.
Meski terus menekan hingga akhir pertandingan, Semen Padang tidak mampu mencetak gol penyeimbang. Skor 1-0 untuk kemenangan Dewa United bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini memastikan Semen Padang terdegradasi karena secara matematis tidak lagi mampu keluar dari zona merah dengan tiga laga tersisa.
Kabau Sirah berada di peringkat ke-17 dengan 20 poin, terpaut sembilan angka dari Madura United yang berada tepat di atas zona degradasi. Meski mampu menyapu bersih sisa laga, mereka tetap kalah head-to-head dari Madura United.
Di sisi lain, Dewa United melanjutkan tren positif dengan hanya satu kekalahan dari 11 pertandingan terakhir. Kini mereka menempati posisi keenam dengan 50 poin dan masih berpeluang finis di empat besar, hanya terpaut dua angka dari Malut United di peringkat keempat.
(Antara)