- Skandal paspor (paspoortgate) di Belanda ikut menyeret tiga pemain Timnas Putri Indonesia: Felicia de Zeeuw, Isabelle Nottet, dan Isabel Kopp.
- Ketiganya dilarang berlatih dan bertanding oleh klubnya masing-masing karena masalah izin kerja usai berganti kewarganegaraan menjadi WNI.
- Berbeda dengan ketiganya, Claudia Scheunemann dipastikan aman dari sanksi dan tetap bisa bermain untuk FC Utrecht Vrouwen tanpa kendala administratif.
Suara.com - Skandal paspoortgate yang tengah mengguncang kompetisi kasta tertinggi Belanda, Eredivisie, rupanya memunculkan efek domino yang luar biasa.
Dampak dari polemik izin kerja pemain naturalisasi ini ternyata tidak hanya menimpa para pilar andalan Skuad Garuda di sektor putra.
Kabar mengejutkan datang ketika sejumlah penggawa Timnas Putri Indonesia juga dilaporkan ikut terseret ke dalam pusaran masalah administratif ini.
Setidaknya, ada tiga nama pemain andalan tim nasional putri yang harus menanggung imbas langsung dari ketatnya regulasi keimigrasian di negara kincir angin tersebut.
Ketiga pemain potensial yang dimaksud adalah Felicia de Zeeuw, Isabelle Nottet, dan Isabel Kopp yang diketahui baru saja resmi mengambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).
Felicia de Zeeuw saat ini tercatat sedang merintis kariernya bersama klub papan atas, ADO Den Haag.
Sementara itu, dua rekannya yakni Isabelle Nottet dan Isabel Kopp tengah bahu-membahu memperkuat barisan pertahanan klub Hera United.
Media ternama asal Belanda, Algemeen Dagblad, secara khusus menyoroti betapa seriusnya dampak dari perubahan status kewarganegaraan ini terhadap karier mereka.
Pihak klub dilaporkan telah menginstruksikan ketiga pemain tersebut untuk menepi dari seluruh aktivitas tim, baik sesi latihan maupun pertandingan resmi.
Langkah pembekuan sementara ini terpaksa diambil oleh manajemen klub sembari menunggu adanya kejelasan hukum terkait izin kerja mereka sebagai pemain non-Uni Eropa.
Dalam sebuah laporan terpisah yang beredar, nama Isabelle Nottet bahkan dikabarkan telah masuk ke dalam daftar pengawasan ketat oleh otoritas setempat.
Situasi serba tidak pasti ini jelas sangat merugikan proses perkembangan karier para pemain muda yang tengah berjuang menembus skuad utama di Eropa.
Namun, di tengah badai skandal yang terus meluas ini, secercah kabar baik justru datang dari sosok penyerang masa depan Indonesia, Claudia Scheunemann.
Pemain muda berbakat ini dipastikan tidak terdampak sama sekali oleh polemik administratif yang tengah melanda rekan-rekannya.
Hal ini dibuktikan dengan penampilan terbarunya saat ia tetap diturunkan membela klub FC Utrecht Vrouwen.