- Ole Romeny tampil impresif saat membela Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026 dengan menyumbangkan satu gol dan dua assist.
- Pihak Oxford United memberikan apresiasi resmi atas performa gemilang Romeny yang bermain sebagai deep lying forward bagi tim nasional.
- Kontribusi positif di level internasional ini berpotensi membuka kembali kesempatan Romeny untuk menembus skuad utama Oxford United di Inggris.
Suara.com - Penampilan sensasional Ole Romeny bersama Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 ternyata sukses membuat klubnya, Oxford United, terkesima.
Pihak klub secara terbuka menunjukkan kekagumannya pada performa sang striker yang justru terlihat sangat berbeda dibandingkan saat bermain di kompetisi Championship Inggris.
Seperti diketahui, Romeny menjadi andalan utama pelatih John Herdman dalam dua laga FIFA Series.
Puncaknya adalah saat melawan St Kitts and Nevis, di mana ia tampil luar biasa dengan sumbangan satu gol dan dua assist dalam kemenangan 4-0.
Menariknya di bawah arahan Herdman, Romeny memainkan peran baru sebagai Deep Lying Forward yang lebih sering turun menjemput bola. Peran inilah yang membuatnya menjadi pelayan sempurna bagi para penyerang lain.
Kegemilangan Romeny ini ternyata dipantau secara saksama oleh Oxford United.
Melalui situs web resmi mereka, pihak klub tak segan melayangkan pujian khusus atas penampilan impresif sang pemain.
“Ole Romeny memberikan penampilan luar biasa untuk Indonesia dalam kemenangan 4-0 atas Saint Kitts dan Nevis di semifinal FIFA Series,” tulis Oxford United di laman resminya.
Mereka bahkan menyoroti secara detail kontribusi sang pemain dalam laga tersebut.
“Ia mencatatkan dua assist di babak pertama untuk membantu mengendalikan permainan, sebelum menambahkan golnya sendiri tak lama setelah jeda,” lanjutnya.
Meskipun gagal mencetak gol saat melawan Bulgaria di final, Oxford United tetap memberikan apresiasi tinggi atas kerja kerasnya.
“Romeny kembali beraksi beberapa hari kemudian, bermain penuh selama 90 menit saat Indonesia kalah tipis 1-0 dari Bulgaria di Jakarta,“ kata Oxford United lagi.
Kekaguman Oxford United ini sangat beralasan. Pasalnya, Romeny yang berstatus sebagai pemain termahal dalam sejarah klub, justru mengalami kesulitan besar untuk bersinar di Inggris.
Musim ini, ia bahkan belum mencetak satu gol pun dari 16 penampilannya di semua kompetisi yang membuatnya terpinggirkan dari skuad utama.
Melihat ledakan performa yang ditunjukkannya bersama tim nasional, bukan tidak mungkin pintu kesempatan di tim utama Oxford United akan kembali terbuka lebar untuknya.