- Ajang Clash of Legends 2026 pada 18 April di SUGBK diharapkan memberikan eksposur jangka panjang dan meningkatkan nilai merek (brand value) Jakarta di mata dunia.
- Perwakilan promotor, Hardiyanto Kenneth, meyakini event ini sejalan dengan visi menjadikan Jakarta sebagai kota global dan akan memberikan efek domino pada perekonomian.
- Meski skuad Real Madrid batal hadir, tim pengganti DRX World Legends yang dipimpin Ronaldo Nazario akan diperkuat bintang dunia seperti Del Piero dan Ribery, serta legenda Indonesia.
Suara.com - Pergelaran ekshibisi sepak bola berskala internasional, Clash of Legends 2026, yang akan mengguncang Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 18 April mendatang, tak hanya sekadar menjadi ajang temu kangen para legenda lapangan hijau.
Kehadiran megabintang seperti Ronaldo Nazario, Alessandro Del Piero, hingga Franck Ribery diyakini akan membawa gaung positif bagi ibu kota Indonesia di mata dunia.
Ajang bergengsi ini diharapkan mampu mengerek citra Jakarta sebagai kota global yang mumpuni dalam menyelenggarakan acara-acara bertaraf internasional.
Hardiyanto Kenneth, perwakilan dari Dewa United yang bertindak sebagai salah satu promotor acara, menegaskan visi besar di balik penyelenggaraan pertandingan ini.
Dalam sesi konferensi pers, ia memaparkan potensi efek domino yang bisa dihasilkan dari berkumpulnya para pesohor sepak bola dunia di Jakarta.
![Anggota DPRD DKI Jakarta yang juga perwakilan Dewa United selaku salah satu promotor Clash of Legends 2026, Hardiyanto Kenneth (kanan). [Dok. Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/08/71999-clash-of-legends-2026.jpg)
"Event ini akan berikan dampak jangka panjang melalui eksposur Jakarta," ujar Hardiyanto Kenneth dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sorotan media internasional terhadap event ini sejalan dengan visi misi pemerintah provinsi setempat.
"Jakarta di mata dunia akan lebih bagus, sesuai visi misi pak Gub bahwa Jakarta akan jadi kota global," tegasnya, menyoroti pentingnya acara ini untuk memperkuat positioning Jakarta sebagai penyelenggara event kelas dunia.
"Ada efek domino yg masiv dari sisi ekonomi maupun peningkatan brand velue untuk Jakarta," imbuh Kenneth yang juga menjabat anggota DPRD DKI Jakarat itu.
Meskipun rencana awal untuk mempertemukan Barcelona Legends dengan Real Madrid Legends terpaksa batal akibat situasi keamanan di Timur Tengah yang mengganggu penerbangan, antusiasme tak sedikit pun surut.
Promotor yang terdiri dari Senyawa Entertainment, Mpro International, dan Dewa United bergerak cepat membentuk skuad pengganti bernama DRX World Legends.
Tim gado-gado bintang dunia ini akan diarsiteki langsung oleh sang Fenomena, Ronaldo Nazario. Di dalam skuad ini, bercokol mantan ikon Real Madrid seperti Michel Salgado, Fabio Cannavaro, dan Claude Makelele.
Tak hanya itu, kekuatan mereka semakin mengerikan dengan bergabungnya legenda lintas klub seperti Sebastian Frey, David Silva, Keisuke Honda, Franck Ribery, dan Alessandro Del Piero.
Untuk memberikan sentuhan lokal, tujuh legenda sepak bola Indonesia, termasuk Irfan Bachdim, Arthur Irawan, Ismed Sofyan, dan Maman Abdurrahman, turut diundang untuk berkolaborasi bersama DRX World Legends.
"Kami memahami betul ekspektasi para fans, terutama penggemar Real Madrid. Untuk itu, meski tidak dibalut dengan nama tim, Legenda-legenda Real Madrid ini tetap berkomitmen untuk hadir ke Jakarta," jelas Reza Subekti, CEO Senyawa Entertainment.