Anggota Komisi C DPRD DKI: Terminal Kalideres Harus Renovasi Total demi Kenyamanan Pemudik

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 18 Maret 2026 | 10:16 WIB
Anggota Komisi C DPRD DKI: Terminal Kalideres Harus Renovasi Total demi Kenyamanan Pemudik
Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, menemukan masalah kebersihan di toilet dan ruang tunggu Terminal Kalideres.
  • Ia menyoroti suhu pengap di ruang tunggu akibat kurangnya penyejuk udara menjelang periode Idulfitri 1447 H.
  • Kenneth mengusulkan renovasi total Terminal Kalideres karena bangunan tersebut dianggap sudah usang dan perlu modernisasi.

Suara.com - Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth menyuarakan kegelisahan terkait kondisi Terminal Kalideres saat ia melakukan kunjungan langsung ke sana menjelang arus mudik lebaran.

Lelaki yang akrab disapa Bang Kent tersebut menilai operasional terminal memang berjalan cukup baik secara umum.

“Fasilitas utama seperti ruang tunggu, loket tiket, area keberangkatan dan kedatangan, serta papan informasi sudah tersedia dan berfungsi,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).

Namun, Kent menemukan sejumlah noktah merah terkait kebersihan fasilitas publik, terutama pada bagian toilet dan sudut ruang tunggu.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP ini lantas meminta pengelola untuk menyiagakan petugas kebersihan selama 24 jam penuh.

“Mengingat jumlah penumpang akan meningkat signifikan,” tegasnya.

Persoalan lain yang memantik perhatiannya adalah suhu udara di ruang tunggu yang terasa sangat pengap bagi para calon penumpang.

Kurangnya fasilitas penyejuk ruangan membuat suasana terminal terasa kurang nyaman di tengah cuaca terik menjelang Idulfitri 1447 H.

“Ini akan menjadi perhatian kami ke depannya terkait kebutuhan penyejuk udara,” tutur Kent.

baca juga

Yang tidak kalah penting, ia juga mencermati adanya potensi penumpukan massa pada titik-titik krusial seperti loket tiket dan area boarding.

Oleh karena itu, Kent menggulirkan wacana mengenai urgensi renovasi total terhadap bangunan terminal yang dinilai sudah usang tersebut.

Menurutnya, renovasi diperlukan agar salah satu gerbang utama transportasi darat di Jakarta Barat ini menjadi lebih modern dan representatif.

“Terminal ini memang umurnya sudah cukup tua. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami ke depan,” ungkap Ketua IKAL PPRA Angkatan LXII itu.

Menutup sidaknya, ia menegaskan komitmen untuk terus mengawal perbaikan kualitas pelayanan transportasi publik di ibu kota.

“Terminal Kalideres harus menjadi simpul transportasi yang modern, nyaman, dan berpihak pada masyarakat,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Haru Perantau Asal Madura: Gaji Tak Dibayar, Tetap Berjuang Mudik demi Keluarga

Kisah Haru Perantau Asal Madura: Gaji Tak Dibayar, Tetap Berjuang Mudik demi Keluarga

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:47 WIB

Cerita Unik Pemudik di Terminal Kalideres: Pengalaman Pertama hingga Tradisi Tahunan

Cerita Unik Pemudik di Terminal Kalideres: Pengalaman Pertama hingga Tradisi Tahunan

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:38 WIB

H-5 Idulfitri, 5.500 Pemudik Tinggalkan Jakarta Lewat Terminal Kalideres

H-5 Idulfitri, 5.500 Pemudik Tinggalkan Jakarta Lewat Terminal Kalideres

News | Senin, 16 Maret 2026 | 16:52 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×