- Pemain Berekum Chelsea, Dominic Frimpong, tewas setelah bus tim diserang enam pria bersenjata di wilayah Ashanti, Ghana.
- Insiden penembakan terjadi Minggu malam usai pertandingan liga, menyebabkan Frimpong meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di rumah sakit.
- Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan investigasi mendalam serta memburu para pelaku yang melarikan diri setelah melancarkan serangan.
Suara.com - Dunia sepak bola Ghana berduka setelah pemain muda Dominic Frimpong meninggal dunia akibat serangan bersenjata terhadap bus tim Berekum Chelsea pada Minggu malam waktu setempat.
Frimpong yang berusia 20 tahun sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong saat menjalani perawatan di Bibiani Government Hospital.
Polisi mengungkapkan, insiden terjadi setelah pertandingan liga di wilayah Ashanti, Ghana.
Bus yang membawa sekitar 30 pemain dan ofisial itu tiba-tiba diserang oleh enam pria bersenjata, tiga di antaranya membawa senapan.
“Sopir mencoba mundur untuk menyelamatkan diri, namun para pelaku langsung melepaskan tembakan,” ujar pihak kepolisian dalam keterangan resminya seperti dilansir dari OffsAIde
Pihak kepolisian menyatakan bahwa investigasi tengah berlangsung. Tim tambahan dan unit khusus telah diterjunkan untuk memburu para pelaku yang hingga kini masih dalam pengejaran.
Asosiasi Sepak Bola Ghana, Ghana Football Association, menyampaikan duka mendalam atas kejadian tragis ini.
“Kami sangat terpukul dan berduka atas kehilangan ini. Ini adalah insiden tragis yang mengguncang komunitas sepak bola,” tulis pernyataan resmi mereka.
Frimpong dikenal sebagai winger yang tengah menanjak kariernya di Liga Premier Ghana.
Frimpong lahir di Accra pada 26 Agustus 2005 dan meninggal di usia yang sangat muda, 20 tahun.
Pada musim 2025–2026, Frimpong memperkuat Berekum Chelsea dengan status pinjaman dari Aduana Football Club. Selama membela tim tersebut, ia mencatatkan 13 penampilan dan mencetak dua gol.