- NAC Breda menempuh jalur hukum melalui pengadilan untuk menggugat keputusan KNVB terkait status kewarganegaraan pemain Dean James.
- Sengketa bermula saat NAC Breda menuntut pembatalan pertandingan atau laga ulang pasca kekalahan telak 0-6 dari Go Ahead Eagles.
- KNVB memutuskan tidak memberikan sanksi kepada Go Ahead Eagles karena tidak ditemukan unsur kesengajaan atas pelanggaran regulasi tersebut.
Suara.com - Drama paspoortgate yang melibatkan pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda kembali memanas.
Kubu NAC Breda secara resmi menolak putusan dari otoritas kompetisi (KNVB) dan kini mengambil langkah hukum lebih lanjut dengan mengajukan banding.
Langkah ini diambil setelah KNVB memutuskan untuk tidak membatalkan atau mengulang pertandingan saat NAC Breda dibantai 0-6 oleh Go Ahead Eagles.
Merasa tidak puas, NAC Breda kini membawa sengketa ini ke pengadilan singkat (kort geding), memindahkan arena pertarungan dari ranah olahraga ke jalur hukum formal seperti dikutip dari ESPN.
Klub berharap melalui proses pengadilan, mereka bisa mendapatkan keadilan atas apa yang mereka anggap sebagai pelanggaran, dengan target utama membatalkan hasil laga atau memaksa digelarnya pertandingan ulang.
Kontroversi ini bermula dari aduan NAC Breda setelah kekalahan telak pada 15 Maret 2026.
![Simak statistik Dean James saat Go Ahead Eagles takluk 1-2 dari Telstar di Piala Belanda. Main 45 menit, catat akurasi umpan 83 persen namun gagal lolos. [Instagram Dean James/Kolase Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/06/62764-dean-james.jpg)
Mereka mempertanyakan keabsahan status bek Go Ahead Eagles, Dean James yang telah dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia.
Sebagai pemain non Uni Eropa, James seharusnya tunduk pada aturan izin kerja dan standar gaji minimum yang berbeda.
Namun, setelah melakukan investigasi, jaksa independen KNVB memutuskan untuk tidak menjatuhkan sanksi.
Keputusan ini menjadi kelegaan besar bagi Go Ahead Eagles, yang sempat terancam konsekuensi serius.
Dalam pernyataan resminya, Go Ahead Eagles menjelaskan temuan dari jaksa penuntut umum.
“Jaksa penuntut umum independen untuk sepak bola profesional KNVB telah menyelesaikan penyelidikan terkait kelayakan pemain Go Ahead Eagles, Dean James,” tulis pernyataan resmi Go Ahead Eagles melalui situsnya.
Meskipun KNVB menyimpulkan bahwa James secara hukum memang tidak lagi memenuhi syarat untuk bermain sebagai pemain lokal sejak menjadi WNI, mereka tidak menemukan adanya unsur kesengajaan dari pihak klub maupun pemain.
“Menentukan kewarganegaraan seseorang bukanlah tugas jaksa penuntut umum. Namun demikian, berdasarkan semua informasi yang diterima dari IND, antara lain, dapat disimpulkan bahwa pemain tersebut secara otomatis kehilangan kewarganegaraan Belanda dengan memperoleh kewarganegaraan Indonesia pada Maret 2025, sehingga ia tidak lagi memenuhi syarat untuk bermain sejak Maret 2025 sesuai dengan peraturan,” lanjut pernyataan tersebut.
Karena tidak ada niat buruk yang ditemukan, KNVB memilih untuk menutup kasus tanpa sanksi.