- Justin Hubner kembali tampil membela Fortuna Sittard dalam laga Eredivisie melawan NAC Breda yang berakhir imbang 1-1.
- Hubner terlibat insiden benturan yang menyebabkan gelandang lawan, Lewis Holtby, mengalami cedera dan harus keluar lapangan.
- Usai pertandingan, Hubner mengkritik manajemen NAC Breda terkait polemik administratif paspor yang sempat membuatnya absen dari tim.
Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner akhirnya kembali tampil bersama Fortuna Sittard setelah sempat absen akibat polemik administrasi yang menghebohkan sepak bola Belanda.
Namun, kembalinya pemain berusia 22 tahun itu langsung diwarnai tensi tinggi, baik di dalam maupun luar lapangan.
Dalam laga pekan ke-30 Eredivisie melawan NAC Breda yang berakhir imbang 1-1, Hubner tak hanya menjadi sorotan karena performanya, tetapi juga karena pernyataan pedas yang ia lontarkan usai pertandingan.
Di atas lapangan, kehadiran Hubner langsung terasa. Sebuah insiden terjadi pada menit ke-34 ketika upayanya menyapu bola justru mengenai kaki gelandang NAC Breda, Lewis Holtby.
Akibat benturan tersebut, Holtby mengalami cedera dan tidak mampu melanjutkan pertandingan.
Meski dinilai sebagai insiden dalam permainan, situasi ini mencerminkan kerasnya duel yang terjadi.

Selepas laga, Hubner meluapkan emosinya terkait polemik paspor yang sempat menyeret namanya.
Ia secara terbuka menyindir NAC Breda yang dianggap menjadi pemicu awal penyelidikan terhadap sejumlah pemain, termasuk dirinya.
"Jika Anda dihancurkan 6-0 oleh Go Ahead Eagles, maka Anda tidak berhak mulai berbicara tentang paspor! Apa masalahnya bagi klub itu dengan kewarganegaraan Anda? Biarkan saja mereka bermain sepak bola," tegas Hubner dengan nada tinggi saat diwawancarai ESPN Nederland.
Tak berhenti di situ, Hubner juga mengkritik keras langkah manajemen NAC Breda yang dinilai mencampuri urusan pribadi pemain.
"Sungguh memalukan bagi manajemen NAC untuk mengambil tindakan itu. Kami tidak tahu apa pun tentang (kesalahan administrasi) itu. Harus berlatih terpisah selama beberapa minggu dan bahkan tidak diizinkan datang ke klub, itu sangat tidak menyenangkan," tambahnya.
Pernyataan tersebut mempertegas kekecewaan Hubner terhadap situasi yang sempat membuatnya harus menepi dari aktivitas tim.
Polemik ini juga berdampak pada sejumlah pemain lain yang terlibat dalam kasus serupa.
Jika melihat kondisi klasemen sementara, situasi kedua tim pun bertolak belakang.
Fortuna Sittard berada di posisi relatif aman, sementara NAC Breda justru terpuruk di zona degradasi.