Prancis Tolak Halus Uji Coba Lawan Timnas Indonesia, Apa Kata FFF?

Arief Apriadi

Jum'at, 17 April 2026 | 09:51 WIB
Prancis Tolak Halus Uji Coba Lawan Timnas Indonesia, Apa Kata FFF?
Prancis tolak halus uji coba lawan Timnas Indonesia karena jadwal padat. FFF tawarkan opsi uji coba level usia muda untuk fondasi masa depan sepak bola Indonesia yang lebih baik.(AFP/OZAN KOSE)
baca 10 detik
  • FFF menolak rencana uji coba lawan Timnas Indonesia senior karena padat dan teraturnya jadwal kalender internasional Les Bleus.
  • Perwakilan FFF menyarankan agar kerja sama lebih difokuskan pada level usia muda demi membangun fondasi tim nasional yang kuat di masa depan.
  • Kerja sama PSSI dan FFF saat ini difokuskan pada pengembangan sepak bola putri dan program teknis kepelatihan sebagai langkah awal kolaborasi strategis.

Suara.com - Harapan besar publik sepak bola tanah air untuk melihat Timnas Indonesia berhadapan dengan salah satu negara adidaya sepak bola dunia, Prancis, dipastikan harus ditunda.

Pihak Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) secara halus menyatakan belum bisa memenuhi rencana laga uji coba di level tim nasional senior dalam waktu dekat karena terbentur jadwal yang sangat ketat.

Ludovic Debru, perwakilan dari FFF, menegaskan bahwa padatnya kalender kompetisi Eropa serta agenda resmi FIFA membuat pengaturan jadwal pertandingan persahabatan melawan timnas dari luar Eropa menjadi tantangan logistik yang cukup kompleks.

Padatnya Kalender FIFA Jadi Kendala Utama

Logo Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) di depan kantor pusat mereka di Paris. Foto ini diambil pada 11 Januari 2023.Thomas SAMSON/AFP.
Logo Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) di depan kantor pusat mereka di Paris. Foto ini diambil pada 11 Januari 2023.Thomas SAMSON/AFP.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ludovic Debru di sela-sela agenda kerja sama strategis antara PSSI dan FFF yang berlangsung di Jakarta baru-baru ini.

Dalam pertemuan tersebut, fokus utama kedua federasi justru lebih banyak membahas mengenai pengembangan ekosistem sepak bola putri serta peningkatan program teknis kepelatihan.

Mengenai laga timnas senior, Debru mengakui bahwa permintaan untuk bertanding melawan Indonesia adalah hal yang sudah sering diterimanya namun belum bisa dipenuhi saat ini.

“Ya, ini adalah pertanyaan yang sudah biasa ditanyakan,” ujar Ludovic Debru saat disinggung mengenai kemungkinan duel tersebut.

“Kalender internasional saat ini sangat padat serta sangat teratur. Hal itu tidaklah mudah,” lanjutnya menjelaskan hambatan utama yang dihadapi Les Bleus.

baca juga

Padatnya kompetisi domestik dan regional di Eropa, ditambah agenda wajib FIFA, membuat ruang kosong dalam jadwal tim nasional Prancis sangat terbatas.

Fokus pada Pengembangan Pemain Usia Muda

Meskipun peluang untuk laga timnas senior dalam jangka pendek tertutup, Debru menegaskan bahwa pintu kerja sama untuk pertemuan antarnegara tidak tertutup sepenuhnya.

Ia justru memberikan jalan keluar yang lebih realistis dan berdampak jangka panjang bagi perkembangan sepak bola Indonesia, yakni melalui jalur tim kelompok usia muda.

“Salah satu sarana yang baik tentunya adalah melalui tim usia muda,” jelas Debru memberikan solusi alternatif.

Menurutnya, tim nasional junior merupakan kelompok yang justru paling membutuhkan jam terbang internasional yang tinggi untuk mematangkan mentalitas mereka sebelum menembus level senior.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa David Nascimento? Head of PSSI Academy yang Pernah Jadi Asisten Louis van Gaal

Siapa David Nascimento? Head of PSSI Academy yang Pernah Jadi Asisten Louis van Gaal

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 08:18 WIB

Pelatih Portugal David Nascimento Ditunjuk Jadi Head of PSSI Academy

Pelatih Portugal David Nascimento Ditunjuk Jadi Head of PSSI Academy

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

Usai Kalah dari Malaysia, Ini Syarat Timnas Indonesia U-17 untuk Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17

Usai Kalah dari Malaysia, Ini Syarat Timnas Indonesia U-17 untuk Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 07:09 WIB

Klasemen Grup A Piala AFF U-17 2026: Posisi Timnas Indonesia U-17 Terancam Usai Kalah dari Malaysia

Klasemen Grup A Piala AFF U-17 2026: Posisi Timnas Indonesia U-17 Terancam Usai Kalah dari Malaysia

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 06:46 WIB

Kurniawan Dwi Yulianto: Saya Mohon Maaf

Kurniawan Dwi Yulianto: Saya Mohon Maaf

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 06:40 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×