- Barcelona melayangkan protes resmi kedua ke UEFA atas dugaan kesalahan wasit yang merugikan klub selama dua leg perempat final melawan Atlético Madrid.
- Keluhan utama mencakup keputusan kartu merah bagi pemain Barca, penalti yang diabaikan, hingga gol yang dianulir yang berdampak pada kerugian finansial dan olahraga.
- Presiden Joan Laporta secara terbuka menyebut perwasitan di Liga Champions "memalukan" dan mendesak adanya transparansi serta perbaikan sistem VAR ke depan.
Dampak Kegagalan Finansial dan Prestasi
Kegagalan melaju ke babak empat besar Liga Champions memang menjadi pukulan telak bagi Barcelona, mengingat target prestisius klub untuk meraih gelar di Eropa musim ini.
Selain kehilangan potensi pendapatan besar dari hak siar dan bonus performa semifinal, tersingkirnya klub dari ajang paling bergengsi ini juga melukai reputasi Barcelona sebagai raksasa sepak bola dunia.
Pihak klub kini berada dalam posisi yang sulit, harus menyeimbangkan antara upaya mencari keadilan di meja hukum UEFA dengan menjaga fokus pemain di sisa musim kompetisi domestik.
Saat ini, Barcelona masih memimpin klasemen LaLiga dengan keunggulan sembilan poin dan mengincar gelar juara liga sebagai pelipur lara dari kegagalan tragis di pentas Eropa.