- Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan bahwa pihaknya belum menerima surat resmi dari FIFA terkait wacana play-off tambahan Piala Dunia 2026 untuk Indonesia.
- PSSI memilih bersikap hati-hati dan tidak mau berandai-andai merespons rumor mundurnya Timnas Iran dari kompetisi akibat memanasnya situasi geopolitik.
- Presiden FIFA Gianni Infantino menepis isu kekosongan slot dengan menegaskan bahwa Timnas Iran tetap sah menjadi peserta dan diwajibkan untuk hadir berlaga.
Walaupun posisinya sudah dikonfirmasi aman secara administratif oleh FIFA, partisipasi skuad berjuluk Team Melli itu nyatanya masih menyisakan sedikit dinamika di lapangan.
Beredar kabar kuat bahwa kontingen Iran merasa keberatan jika harus memainkan pertandingan fase grup mereka di wilayah teritorial Amerika Serikat.
Sebagai jalan tengah dari ketegangan politik tersebut, mereka dikabarkan telah mengajukan permohonan khusus agar seluruh laga mereka dipusatkan di negara tuan rumah lainnya, yakni Meksiko.
Merespons dinamika permintaan tak lazim itu, pihak FIFA tetap bersikukuh bahwa setiap negara peserta harus mematuhi komitmen olahraga yang telah disepakati.
"Tetapi Iran harus datang, tentu saja. Mereka mewakili rakyat mereka. Mereka telah lolos kualifikasi. Para pemain ingin bermain," ujar Infantino.