-
Laga PSIM Yogyakarta melawan Persija Jakarta resmi dipindahkan dari Bantul ke wilayah Gianyar.
-
Pelatih Mauricio Souza memastikan persiapan Persija tetap maksimal meski jadwal perjalanan berubah mendadak.
-
Persija membawa modal dua kemenangan beruntun untuk menghadapi tantangan besar di markas baru.
Suara.com - Perubahan venue secara mendadak mewarnai laga PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta pada pekan ke-29 Super League 2025/2026, tak membuat Pelatih Mauricio Souza panik.
Juru taktik asal Brasil itu mengaku akan persiapkan tim dengan sebaik-baiknya.Dalam circular I.League tertanggal 18 April 2026, semula pertandingan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Namun, kini dipastikan bergeser ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Rabu (22/4/2026) pukul 15.30 WIB.
![Striker Persija Jakarta, Eksel Runtukahu merayakan golnya ke gawang Persebaya Surabaya dalam lanjutan Super League 2025/2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4/2026). [Dok. IG Persija]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/11/84597-striker-persija-jakarta-eksel-runtukahu.jpg)
Keputusan tersebut merupakan hasil koordinasi antara Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM, aparat keamanan setempat, serta I.League sebagai operator kompetisi.
Bagi Persija, situasi ini menuntut penyesuaian cepat, mengingat seluruh persiapan sebelumnya telah diarahkan untuk bertanding di Yogyakarta.
Sebelumnya, Persija menghadapi PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada 18 April. Oleh sebab itu, Persija memilih tetap berada di Yogyakarta guna menjaga ritme persiapan.
Agenda latihan telah disusun untuk mengisi jeda menuju laga berikutnya. Namun, perubahan lokasi membuat Rizky Ridho dan rekan-rekan kini harus merancang ulang skema persiapan, yakni harus menuju Bali.
Mauricio Souza memastikan timnya tetap menjalani program yang telah dirancang sembari menunggu waktu keberangkatan.
“Kami akan tetap berada di sini dan kemungkinan berangkat ke Bali pada Selasa (21/4/2026) untuk pertandingan,” kata Mauricio di laman resmi klub.
Ia menambahkan bahwa sesi latihan tetap menjadi prioritas, dengan kemungkinan penyesuaian bergantung pada situasi yang berkembang.
“Kami telah menjadwalkan latihan pada Minggu (19/4/2026) dan Senin (20/4/2026)," tegasnya.
"Jika memungkinkan, kami juga akan berlatih pada Selasa. Semua akan kami sesuaikan dengan kondisi logistik,” sambungnya.
Di tengah dinamika tersebut, Persija datang dengan modal yang menjanjikan dalam menatap laga vs PSIM.
Dua kemenangan beruntun, 3-0 atas Persebaya pada 11 April serta hasil positif saat menghadapi PSBS pada 18 April, menjadi fondasi kepercayaan diri jelang pertemuan dengan PSIM.