Buntut Tendangan Kungfu, Legenda Timnas Semprot Staf Pelatih Bhayangkara: Kamu Pelatih, Bukan Preman

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 21 April 2026 | 15:48 WIB
Buntut Tendangan Kungfu, Legenda Timnas Semprot Staf Pelatih Bhayangkara: Kamu Pelatih, Bukan Preman
Legenda Timnas Firman Utina kecam keras aksi brutal staf pelatih di laga EPA U-20 Bhayangkara FC vs Dewa United. Ia sindir oknum pelatih yang bertindak bak preman di lapangan. [ANTARA/Bayu Kuncahyo]
baca 10 detik
  • Firman Utina melontarkan kritik tajam kepada staf pelatih yang terlibat kericuhan dalam laga EPA U-20 antara Bhayangkara FC dan Dewa United.
  • Legenda Timnas ini menyindir oknum pelatih dengan kalimat "bukan preman" dan mengingatkan agar serius saat mengikuti kursus kepelatihan untuk menjaga etika.
  • Insiden di Stadion Citarum dipicu oleh tendangan kungfu Fadly Alberto Hengga yang meluas hingga melibatkan kontak fisik antar staf pelatih di pinggir lapangan.

Suara.com - Legenda hidup sepak bola nasional, Firman Utina, meluapkan kemarahan besar setelah menyaksikan insiden kekerasan memalukan dalam ajang Elite Pro Academy (EPA) Super League U-20 2025/2026.

Kecewaan sang mantan kapten Timnas Indonesia itu memuncak bukan hanya karena aksi brutal pemain di lapangan, melainkan keterlibatan oknum staf pelatih yang ikut bertindak bak preman.

Insiden kelam ini pecah sesaat setelah peluit panjang dibunyikan dalam laga yang mempertemukan Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 di Stadion Citarum, Minggu (19/4/2026).

Kericuhan di Balik Kekalahan Tuan Rumah

Legenda Persib Bandung sekaligus Timnas Indonesia, Firman Utina, memberikan komentarnya mengenai penampilan skuat Garuda di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong [Suara.com/Rahman]
Legenda Persib Bandung sekaligus Timnas Indonesia, Firman Utina, memberikan komentarnya mengenai penampilan skuat Garuda di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong [Suara.com/Rahman]

Pertandingan yang sebenarnya berakhir dengan kemenangan 1-2 untuk Dewa United tersebut seketika berubah menjadi arena tawuran massal antara ofisial dan pemain.

Ketegangan di sisi lapangan dipicu oleh dugaan aksi tendangan kungfu yang dilakukan oleh penyerang muda, Fadly Alberto Hengga, ke arah salah satu penggawa lawan.

Situasi yang awalnya hanya adu argumen antar-pemain muda menjadi tidak terkendali ketika sejumlah staf dari bangku cadangan ikut tersulut emosi.

Sindiran "Pelatih Bukan Preman" dari Firman Utina

Salah satu nama yang menjadi sorotan tajam publik adalah sosok pelatih kiper, Ferdiansyah, yang diduga terlibat kontak fisik di area bangku cadangan tim lawan.

baca juga

Melihat fenomena yang mencederai nilai pembinaan usia muda tersebut, Firman Utina langsung melancarkan kritik pedas melalui unggahan di akun media sosial pribadinya.

“Kamu itu pelatih, bukan preman, makanya kursus jangan tidur supaya belajar sama-sama," tulis Firman Utina dalam unggahan Instagram Story miliknya.

Kalimat menohok tersebut merupakan sindiran keras bagi para pelatih yang seharusnya menjadi teladan profesionalisme bagi para pemain remaja di akademi.

"Ini bukan zaman lo main, nanti kita bakal ketemu ya coach,” sambung Firman dengan nada memberikan peringatan serius kepada kolega seprofesinya tersebut.

Krisis Moral di Level Pembinaan Usia Muda

Mantan gelandang elegan ini menilai perilaku anarkis yang ditunjukkan di Stadion Citarum telah menghancurkan martabat kompetisi yang didesain untuk mencetak bibit unggul nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hapus Kekerasan di Sepak Bola, I.League Dukung PSSI Hukum Berat Fadly Alberto

Hapus Kekerasan di Sepak Bola, I.League Dukung PSSI Hukum Berat Fadly Alberto

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 12:39 WIB

Akhirnya Muncul, Fadly Alberto Akui Dirinya Bodoh Lakukan Tendangan Kungfu

Akhirnya Muncul, Fadly Alberto Akui Dirinya Bodoh Lakukan Tendangan Kungfu

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 11:58 WIB

Bos Bhayangkara FC Bongkar Pemicu Fadly Alberto Nekat Lakukan Tendangan Kungfu

Bos Bhayangkara FC Bongkar Pemicu Fadly Alberto Nekat Lakukan Tendangan Kungfu

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 11:16 WIB

Pernyataan Fadly Alberto Hengga Usai Viral Lakukan Tendangan Kungfu

Pernyataan Fadly Alberto Hengga Usai Viral Lakukan Tendangan Kungfu

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 10:29 WIB

Tak Hanya Sekali, Fadly Alberto Layangkan Tendangan Kungfu Dua Kali ke Pemain Dewa United

Tak Hanya Sekali, Fadly Alberto Layangkan Tendangan Kungfu Dua Kali ke Pemain Dewa United

Bola | Senin, 20 April 2026 | 17:25 WIB

Terkini

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:42 WIB

4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat

4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:40 WIB

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:38 WIB

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:36 WIB

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:35 WIB

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:31 WIB

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:30 WIB

Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?

Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:22 WIB

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:21 WIB

Menteri PPPA Prihatin, Hanya 20 Persen Anak yang Nyaman Curhat kepada Orang Tua

Menteri PPPA Prihatin, Hanya 20 Persen Anak yang Nyaman Curhat kepada Orang Tua

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:20 WIB

×