Persija Jakarta Asah Ketajaman Lini Depan Demi Amankan Poin Penuh atas Persis Solo

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 27 April 2026 | 15:10 WIB
Persija Jakarta Asah Ketajaman Lini Depan Demi Amankan Poin Penuh atas Persis Solo
Persija Jakarta (IG Persija)
baca 10 detik
  • Persija Jakarta mengincar kemenangan atas Persis Solo dengan memperbaiki kualitas penyelesaian akhir pemain.

  • Pelatih Mauricio Souza menekankan pentingnya efektivitas serangan di sepertiga akhir lapangan pertandingan.

  • Meski waktu persiapan sangat terbatas, Persija optimistis tampil lebih tajam di Gelora Bung Karno.

Suara.com - Persija Jakarta menargetkan kemenangan mutlak atas Persis Solo sebagai solusi atas lemahnya penyelesaian akhir.

Target ini menjadi prioritas utama guna memperbaiki posisi tim dalam lanjutan pekan ke-30 BRI Super League.

Evaluasi mendalam dilakukan jajaran pelatih setelah melihat minimnya konversi peluang pada beberapa pertandingan terakhir.

Gelandang Persija Jakarta, Jean Mota Bongkar Momen Langka Bareng Lionel Messi di MLS
Gelandang Persija Jakarta, Jean Mota Bongkar Momen Langka Bareng Lionel Messi di MLS

Mauricio Souza kini memfokuskan porsi latihan pada skema serangan yang lebih mematikan di area kotak penalti.

Laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno ini akan menjadi pembuktian ketajaman Macan Kemayoran.

Kreativitas lini tengah diharapkan mampu membuka celah lebih banyak bagi para juru gedor Persija.

Pelatih menyadari bahwa penguasaan bola yang dominan tidak akan berguna tanpa adanya gol yang tercipta.

Persis Solo hanya bermain imbang 1-1 saat menjamu PSBS Biak pada pekan ke-22 BRI Super League di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/2/2026) malam. [Dok Persis Solo]
Persis Solo hanya bermain imbang 1-1 saat menjamu PSBS Biak pada pekan ke-22 BRI Super League di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/2/2026) malam. [Dok Persis Solo]

Oleh karena itu, variasi serangan terus dimatangkan meski waktu persiapan tim tergolong sangat mepet.

“Persiapan cukup singkat karena masalah waktu. Seperti yang Anda tahu, kami akan bermain dua pertandingan dalam waktu kurang dari lima hari," kata Souza dalam konferensi pers sehari jelang laga.

baca juga

Tuntutan fisik pemain menjadi tantangan tersendiri bagi Souza dalam menyusun komposisi pemain yang bugar.

Meskipun jadwal padat menghimpit, tim pelatih tetap menjalankan program taktis sesuai rencana yang telah disusun.

Area sepertiga akhir lapangan menjadi titik sentral yang terus digembleng agar pemain tampil lebih klinis.

“Namun, sesuai dengan yang kami rencanakan, kami berhasil melakukan semua yang kami inginkan. Kami banyak melatih penyelesaian akhir dan permainan di sepertiga akhir lapangan agar kami bisa tampil efektif dalam pertandingan,” jelasnya.

Souza telah mengantongi hasil analisis mengenai titik lemah anak asuhnya dari rekaman pertandingan sebelumnya.

Insting mencetak gol para pemain depan terus diasah melalui berbagai simulasi serangan dari berbagai sisi.

Kurangnya efektivitas di depan gawang lawan dianggap sebagai kendala utama yang menghambat performa maksimal tim.

Souza menegaskan bahwa latihan finishing bukanlah hal baru namun memerlukan konsistensi yang lebih tinggi.

“Kami selalu mencoba menganalisis pertandingan yang telah kami mainkan dan menyusun latihan berdasarkan apa yang kami anggap sebagai titik lemah tim," jelas Souza.

Setiap peluang yang muncul dalam pertandingan nanti harus mampu dikonversi menjadi keunggulan skor secara cepat.

Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan sejak awal musim demi menjaga daya saing di papan atas.

Pelatih asal Brasil tersebut menyatakan bahwa pengembangan kualitas menyerang adalah proses panjang yang terus berjalan.

“Jadi, seperti yang saya katakan, kami menciptakan banyak peluang di dua pertandingan terakhir ini, tapi kami tidak efektif di sepertiga akhir," ia menambahkan.

Mentalitas pemenang ditanamkan kepada seluruh skuad agar tidak lengah menghadapi tekanan dari tim lawan.

“Jadi, dalam waktu persiapan yang singkat ini, berusaha keras melatih permainan di sepertiga akhir, penyelesaian akhir, dengan berbagai cara. Tapi ini bukan hal yang baru kami latih sekarang, kami sudah melatihnya sejak awal kompetisi,” pungkasnya.

Suporter diharapkan memberikan dukungan penuh untuk memotivasi para pemain tampil habis-habisan di kandang sendiri.

Persija Jakarta menghadapi tantangan besar di penghujung musim 2025/26 dengan jadwal pertandingan yang sangat rapat.

Laga melawan Persis Solo pada Senin malam menjadi momentum penting bagi Macan Kemayoran untuk memutus tren negatif sulit mencetak gol.

Kehadiran Mauricio Souza sebagai pelatih diharapkan mampu membawa perubahan taktis, terutama dalam mengoptimalkan lini serang yang sering membuang peluang emas dalam beberapa laga terakhir di liga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persija Wajib Kalahkan Persis di GBK, Mauricio Souza Fokus Benahi Penyelesaian Akhir

Persija Wajib Kalahkan Persis di GBK, Mauricio Souza Fokus Benahi Penyelesaian Akhir

Bola | Senin, 27 April 2026 | 12:36 WIB

Persib dan Borneo FC Bersaing Ketat, Bojan Hodak Bicara Mental Juara

Persib dan Borneo FC Bersaing Ketat, Bojan Hodak Bicara Mental Juara

Bola | Senin, 27 April 2026 | 10:06 WIB

Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara

Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 20:45 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×