-
Qatar resmi menyelenggarakan Piala Dunia U-17 2026 mulai November hingga Desember mendatang.
-
Sebanyak 48 tim nasional akan bertanding di fasilitas olahraga Aspire Zone Doha.
-
Turnamen ini menjadi bagian dari kontrak Qatar sebagai tuan rumah tahunan hingga 2029.
Suara.com - Qatar memastikan kesiapannya untuk kembali menjadi pusat perhatian sepak bola muda dunia lewat penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2026.
Turnamen bergengsi ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 19 November hingga puncaknya pada 13 Desember 2026 mendatang.
Dikutip dari Al Jazeera, berbeda dari edisi sebelumnya, ajang ini akan melibatkan total 48 tim nasional yang bersaing memperebutkan gelar juara.

Keberlanjutan turnamen ini menjadi bukti komitmen Qatar yang akan memegang status tuan rumah setiap tahun hingga 2029.
Langkah ini mempertegas posisi Qatar sebagai pusat pengembangan talenta muda sepak bola di kawasan Timur Tengah.
FIFA menjadwalkan proses pengundian grup atau drawing akan dilaksanakan di Zurich, Swiss, pada 21 Mei nanti.

Seluruh rangkaian pertandingan rencananya bakal dipusatkan di kompleks olahraga modern milik Aspire Zone di Doha.
Kawasan Aspire Zone dikenal memiliki fasilitas kelas dunia yang mampu menunjang performa atlet-atlet usia remaja tersebut.
Kompleks ini juga mencakup Stadion Internasional Khalifa yang menjadi saksi sejarah berbagai kompetisi internasional besar sebelumnya.
- Hadiah Uang Juara Piala Dunia 2026 Naik
Baca Juga
Penggunaan fasilitas terpadu ini diharapkan dapat memudahkan mobilisasi tim peserta serta para penggemar sepak bola.
Data penyelenggara menunjukkan minat publik sangat tinggi dengan kehadiran 197.460 penonton pada edisi turnamen tahun 2025.
Total 104 pertandingan yang digelar selama 15 hari kompetisi berhasil menyedot perhatian pecinta bola global.
Ajang ini terbukti efektif menjadi kawah candradimuka bagi pemain potensial seperti Hamza Abdelkarim dan Seydou Dembele.
Nama-nama lain seperti Jesse Bisiwu hingga Samuele Inacio juga mulai dikenal publik melalui turnamen di Qatar ini.
Stadion Internasional Khalifa kembali ditunjuk sebagai lokasi laga final setelah sebelumnya menyaksikan Portugal meraih takhta juara.