Palestina Ajukan Banding ke CAS Lawan Keputusan FIFA Terkait Klub Israel di Wilayah Pemukiman Ilegal

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 30 April 2026 | 10:06 WIB
Palestina Ajukan Banding ke CAS Lawan Keputusan FIFA Terkait Klub Israel di Wilayah Pemukiman Ilegal
Para pemain Timnas Palestina. [ANTARA FOTO/Moch Asim]
baca 10 detik
  • PFA mengajukan banding ke CAS setelah FIFA menolak memberikan sanksi bagi klub Israel.

  • Klub-klub Israel diketahui tetap beroperasi di wilayah pemukiman ilegal Tepi Barat hingga kini.

  • Gugatan ini didukung koalisi internasional yang menuduh FIFA membantu praktik kejahatan perang.

Suara.com - Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) resmi membawa sengketa operasional klub Israel di wilayah pendudukan ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Langkah hukum ini diambil sebagai respon tegas atas kegagalan FIFA dalam menindak klub yang bermarkas di pemukiman ilegal Tepi Barat.

Dikutip dari MME, Palestina kini membidik jalur yurisprudensi internasional untuk membatalkan keputusan federasi sepak bola dunia yang dianggap tidak berpihak pada hukum.

Para pemain Timnas Palestina. [Yasser Al-Zayyat / AFP]
Para pemain Timnas Palestina. [Yasser Al-Zayyat / AFP]

Upaya ini menandai eskalasi konflik regulasi olahraga yang telah berlangsung selama belasan tahun tanpa solusi konkret dari pihak otoritas.

Eksistensi klub-klub tersebut dinilai melanggar kedaulatan wilayah yang secara hukum internasional telah dinyatakan sebagai area pendudukan ilegal.

Keputusan FIFA untuk tetap pasif didasarkan pada alasan bahwa status hukum Tepi Barat merupakan masalah internasional yang sangat kompleks.

Para pemain Timnas Palestina merayakan kemenangan atas Hong Kong pada laga Piala Asia 2023 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, 23 Januari 2024. [Giuseppe CACACE / AFP]
Para pemain Timnas Palestina merayakan kemenangan atas Hong Kong pada laga Piala Asia 2023 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, 23 Januari 2024. [Giuseppe CACACE / AFP]

Lembaga sepak bola tertinggi dunia itu memilih untuk tidak mengambil tindakan apa pun meski investigasi telah dilakukan sejak awal tahun ini.

Padahal, Mahkamah Internasional secara tegas menyatakan bahwa pembangunan pemukiman Israel di wilayah Tepi Barat melanggar ketentuan hukum global.

Susan Shalabi selaku Wakil Presiden PFA menyatakan pihaknya telah menempuh segala jalur hukum yang tersedia di dalam internal organisasi FIFA.

baca juga

"Karena kami telah menghabiskan setiap jalur hukum yang memungkinkan di FIFA, kami akan tetap mengikuti aturan, mengikuti buku panduan, dan kami akan mengajukan banding atas keputusan tersebut karena kami menganggapnya sangat tidak adil," ujar Susan Shalabi.

Proses banding ke CAS menjadi harapan terakhir bagi PFA untuk mendapatkan pengakuan atas hak-hak wilayah sepak bola mereka yang dirampas.

Shalabi menekankan bahwa pihaknya tidak akan berhenti berjuang meskipun proses birokrasi di FIFA memakan waktu hingga lima belas tahun.

"Dewan (FIFA) memutuskan setelah 15 tahun pembahasan mengenai masalah ini untuk tidak memutuskan. Jadi satu-satunya tindakan yang kami miliki adalah pergi ke CAS dan mengajukan banding atas hal itu. Kami akan menjalani seluruh proses sampai kami mampu mencapai keadilan," tambah Shalabi.

Kehadiran delegasi Palestina di kongres internasional juga sempat mengalami hambatan administratif terkait pengurusan visa keberangkatan mereka ke Kanada.

Meskipun sempat ada penolakan, tekanan diplomatik dan pemberitaan media akhirnya membuat sebagian besar permohonan visa pejabat PFA disetujui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Drama di Laut Mediterania! Militer Israel Hadang Armada Kemanusiaan Menuju Gaza

Drama di Laut Mediterania! Militer Israel Hadang Armada Kemanusiaan Menuju Gaza

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:27 WIB

Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel

Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:00 WIB

FIFA Takut Kasih Sanksi ke Israel, Palestina Seret Infantino Cs ke Pengadilan

FIFA Takut Kasih Sanksi ke Israel, Palestina Seret Infantino Cs ke Pengadilan

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 17:06 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×