- Inter Milan memastikan gelar juara Liga Italia ke-21 setelah mengalahkan Parma 2-0 di Stadion San Siro, Minggu.
- Kemenangan tersebut menjadi trofi mayor perdana bagi pelatih Cristian Chivu pada musim debutnya bersama tim senior.
- Setelah meraih Scudetto, Inter kini berupaya meraih gelar ganda dengan menghadapi Lazio pada final Coppa Italia mendatang.
Suara.com - Inter Milan memastikan gelar juara Liga Italia 2025/2026 usai mengalahkan Parma 2-0 di Stadion San Siro, Minggu.
Kemenangan ini mengantarkan I Nerazzurri meraih Scudetto ke-21 sekaligus menegaskan dominasi mereka di kompetisi domestik.
Gelar tersebut terasa istimewa karena menjadi trofi mayor pertama Cristian Chivu sebagai pelatih tim senior.
Thuram Bersinar, Lautaro Kembali
Inter membuka keunggulan lewat Marcus Thuram menjelang turun minum. Gol itu terasa spesial karena tercipta ke gawang Parma, klub dari kota kelahirannya saat sang ayah, Lilian Thuram, masih bermain di sana.
"Sejak saya tiba di Inter, ini adalah tim yang senang bersama, baik di dalam maupun di luar lapangan. Itulah kekuatan kami," ujar Thuram.
Henrikh Mkhitaryan kemudian memastikan kemenangan pada menit ke-80. Gol veteran Armenia itu berawal dari assist Lautaro Martinez, yang baru kembali bermain usai pulih dari cedera.
Musim Debut Sempurna Cristian Chivu
Kesuksesan ini menjadi pencapaian besar bagi Chivu pada musim pertamanya menangani tim utama Inter.
Pelatih asal Rumania itu ditunjuk pada Juni 2025 menggantikan Simone Inzaghi.
Menariknya, Chivu sebelumnya sempat melatih Parma sebelum kembali ke klub yang pernah dibelanya sebagai pemain pada 2007-2014.
Selama berseragam Inter, Chivu tampil dalam 168 pertandingan dan menjadi bagian penting era kejayaan klub.
Incar Double Winner
Gelandang Nicolo Barella menegaskan Inter belajar dari kegagalan musim lalu.
"Itulah sepak bola dan kehidupan. Dalam hidup, Anda harus selalu bangkit," kata Barella.