-
Timnas Indonesia U-17 menyiapkan strategi khusus antisipasi taktik switch play milik tim Qatar.
-
Kurniawan Dwi Yulianto menargetkan kemenangan kedua untuk menjaga posisi di klasemen Grup B.
-
Kedisiplinan posisi pemain menjadi evaluasi utama setelah berhasil mengalahkan tim nasional China.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto mengaku sudah tahu kekuatan Qatar yang merupakan lawan berikutnya di Piala Asia U-17 2026. Oleh sebab itu, pihaknya akan meramu tim sebaik mungkin agar kembali bisa mendapat 3 poin.
Sebelumnya, Timnas Indonesia U-17 berhasil mengalahkan China, 1-0 dalam matchday pertama Piala Asia U-17 2026 di lapangan A Stadion King Abdullah Sport City Training, Jeddah, Arab Saudi, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB.
Timnas Indonesia U-17 berhasil mengamankan tiga poin dan berada di peringkat kedua Grup B Piala Asia U-17 2026 dengan torehan 3 poin.

Skuad Garuda Muda hanya terpaut selisih gol dari Jepang yang ada di puncak setelah menang 3-1 atas Qatar. Meski kalah, tim Merah Putih tentu tidak boleh meremehkan Qatar.
Apalagi menurut Kurniawan Qatar punya kemampuan yang sama seperti China. Seperti diketahui saat laga melawan China, tim Merah Putih sempat dibuat susah.
"Kami sudah menganalisa, juga mengevaluasi cara bermain Qatar yang kurang lebih seperti China, mengandalkan switch play," kata Kurniawan dalam keterangannya.

"Kita coba nanti ada waktu beberapa hari untuk mengantisipasi taktik yang akan kami mainkan ketika melawan Qatar," lanjutnya.
Lebih lanjut, Kurniawan memuji penampilan anak asuhannya usai raih kemenangan melawan China. Baginya, ini merupakan kerja keras semua pemain di atas lapangan.
"Alhamdulilah, kredit diberikan kepada para pemain atas kerja kerasnya. Mereka sangat disiplin dalam taktik, sangat disiplin dalam posisi," ucapnya.
"Tak lupa terima kasih juga untuk dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia," pungkasnya.