Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 06 Mei 2026 | 11:23 WIB
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
Montreal, Quebec, CAN; Montreal Impact forward Didier Drogba (11) signs autographs at the half at Stade Saputo. Mandatory Credit: Eric Bolte-USA TODAY Sports
baca 10 detik
  • Didier Drogba adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa Pantai Gading dengan 65 gol dan memimpin negaranya di tiga edisi Piala Dunia (2006, 2010, 2014).

  • Peran krusial Drogba di luar lapangan terbukti saat ia membantu proses perdamaian perang saudara di Pantai Gading melalui pengaruhnya sebagai kapten tim nasional.

  • Drogba merupakan ikon Chelsea dan Afrika pertama yang mencapai 100 gol di Premier League, serta memenangkan dua gelar Pemain Terbaik Afrika selama kariernya.

Suara.com - Didier Yves Drogba Tébily atau Didier Drogba merupakan sosok striker legendaris asal Pantai Gading yang dikenal sebagai salah satu penyerang paling ditakuti dalam sejarah sepak bola modern dan kompetisi Piala Dunia.

Pemain yang identik dengan nomor punggung 11 ini merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk tim nasional Pantai Gading dengan koleksi 65 gol dari 105 penampilan internasional.

Kehadiran Didier Drogba dalam daftar peserta Piala Dunia telah membawa identitas baru bagi sepak bola Afrika melalui kekuatan fisik, ketajaman di udara, dan kepemimpinan yang luar biasa di dalam lapangan.

Didier Drogba saat memperkuat Chelsea sedang mengontrol bola. AFP PHOTO / BEN STANSALL
Didier Drogba saat memperkuat Chelsea sedang mengontrol bola. AFP PHOTO / BEN STANSALL

Lahir di Abidjan pada 11 Maret 1978, Drogba menghabiskan masa kecilnya berpindah-pindah antara tanah kelahirannya dan Prancis untuk mengejar mimpi menjadi pemain profesional.

Perjalanan kariernya tidak instan karena ia baru menandatangani kontrak profesional pertamanya pada usia 21 tahun bersama klub Prancis, Le Mans.

Ketekunan luar biasa membuat namanya meroket saat membela Olympique de Marseille sebelum akhirnya menjadi legenda hidup di Premier League bersama Chelsea.

Didier Drogba. (Shutterstock)
Didier Drogba. (Shutterstock)

Di level internasional, ia memikul beban berat untuk membawa generasi emas Pantai Gading keluar dari bayang-bayang kegagalan di kancah Benua Hitam.

Perjuangan terbesarnya bukan hanya soal mencetak gol, melainkan bagaimana menyatukan negara yang sedang tercabik oleh perang saudara melalui sepak bola.

Gol Perdana di Jerman 2006

baca juga

Didier Drogba mencatatkan sejarah dengan mencetak gol pertama Pantai Gading di putaran final Piala Dunia saat melawan Argentina pada tahun 2006.

Meskipun tergabung dalam grup neraka bersama Belanda dan Argentina, gol tersebut menjadi simbol kebangkitan kekuatan baru dari Afrika Barat di panggung global.

Pidato Penghenti Perang Saudara

Momen paling ikonik terjadi di luar lapangan tepat setelah Pantai Gading memastikan tiket lolos ke Piala Dunia 2006 untuk pertama kalinya.

Di dalam ruang ganti yang disiarkan langsung secara nasional, Drogba berlutut di depan kamera dan memohon kepada para pihak yang bertikai untuk meletakkan senjata.

"Saudara-saudara, di Pantai Gading, di utara, selatan, tengah, dan barat, kami membuktikan hari ini bahwa semua warga Pantai Gading dapat hidup berdampingan dan bermain bersama dengan tujuan yang sama untuk lolos ke Piala Dunia," ujar Drogba dalam permohonannya yang bersejarah itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara

Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:12 WIB

Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?

Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:00 WIB

Hasan Salihamidzic Legenda Bosnia: Dari Medan Perang Hingga Bayern Munchen dan Juventus

Hasan Salihamidzic Legenda Bosnia: Dari Medan Perang Hingga Bayern Munchen dan Juventus

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:47 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×