Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit

Irwan Febri

Kamis, 07 Mei 2026 | 07:34 WIB
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany. [Instagram Bayern Munich]
baca 10 detik
  • Bayern Munich tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat 6-5 oleh Paris Saint-Germain pada Rabu, 6 Mei 2026.
  • Pelatih Vincent Kompany memprotes sejumlah keputusan kontroversial wasit terkait insiden handball serta kegagalan memberikan kartu merah bagi pemain PSG.
  • Kemenangan ini membawa Paris Saint-Germain melaju ke babak final untuk menghadapi Arsenal di Puskas Arena akhir bulan Mei.

Suara.com - Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, meluapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit setelah timnya tersingkir dari Liga Champions UEFA 2025/2026 oleh Paris Saint-Germain, Rabu (6/5/2026).

PSG memastikan tempat di final usai menang agregat 6-5 atas Bayern dan akan menghadapi Arsenal di partai puncak.

Namun, laga tersebut diwarnai kontroversi setelah Bayern merasa dirugikan oleh sejumlah keputusan wasit. Salah satu momen yang diprotes adalah ketika bola hasil sapuan Vitinha dianggap mengenai tangan Joao Neves di kotak penalti, tetapi wasit tidak memberikan penalti untuk Bayern.

Selain itu, bek PSG Nuno Mendes juga dinilai beruntung karena tidak menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Konrad Laimer.

Berbicara kepada TNT Sports setelah pertandingan, Kompany mempertanyakan logika di balik keputusan-keputusan tersebut.

“Saya memahami aturan soal handball pada situasi pertama. Bola lebih dulu mengenai badannya lalu tangannya, sudutnya sangat dekat, dan mereka mengatakan penalti diberikan karena arah umpan silang,” ujar Kompany.

“Namun pada situasi kedua, tangan Joao Neves berada di udara dan bola mengenainya. Karena bola berasal dari rekan setimnya sendiri, itu dianggap bukan penalti," imbuhnya.

“Tapi kalau melihat kedua situasi itu dengan sedikit akal sehat, semuanya terasa konyol. Apa pun alasannya, itu tetap konyol. Memang itu bukan gambaran keseluruhan pertandingan, tetapi pada akhirnya ini hanya selisih satu gol," tuturnya menjelaskan.

Kompany juga menyoroti keputusan wasit yang tidak mengusir Nuno Mendes.

baca juga

“Untuk kartu kuning kedua, saya pikir wasit akan memberikannya. Saya merasa dia menarik kembali keputusannya karena sadar sebelumnya sudah memberi kartu kuning dan tidak ingin mengeluarkan kartu merah untuk itu," kata Kompany.

“Dia kemudian membalik keputusan ke sisi lain. Saya sudah melihat beberapa tayangan ulang dan saya tidak melihat Konrad Laimer menyentuh bola dengan tangannya. Tapi mereka bilang ada handball, jadi saya tidak tahu," lanjutnya.

Akibat hasil ini, Bayern Munich harus mengubur mimpi meraih gelar Liga Champions musim ini. Sementara itu, PSG melangkah ke final untuk menghadapi Arsenal dalam perebutan trofi juara Eropa di Puskas Arena pada akhir Mei mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah

Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:31 WIB

Jumpa Arsenal di Final, Luis Enrique Kenang Pernah Satu Tim dengan Mikel Arteta

Jumpa Arsenal di Final, Luis Enrique Kenang Pernah Satu Tim dengan Mikel Arteta

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:29 WIB

Alisson Becker Semakin Dekat Gabung Juventus

Alisson Becker Semakin Dekat Gabung Juventus

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:21 WIB

Jadwal Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal di Budapest

Jadwal Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal di Budapest

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:01 WIB

PSG Singkirkan Bayern Muenchen dan Lolos ke Final Liga Champions Dua Musim Beruntun

PSG Singkirkan Bayern Muenchen dan Lolos ke Final Liga Champions Dua Musim Beruntun

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:53 WIB

Terkini

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:04 WIB

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:36 WIB

×