- Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan mahalnya harga tiket Piala Dunia 2026 mengikuti mekanisme pasar hiburan di Amerika Serikat.
- Lonjakan harga terjadi karena tingginya permintaan yang mencapai lebih dari 500 juta pendaftar untuk seluruh pertandingan turnamen.
- Tingginya harga tiket resmi dan penjualan kembali memicu kritik keras serta gugatan dari kelompok suporter Football Supporters Europe.
FIFA belakangan menuai kritik keras dari kelompok suporter Eropa, Football Supporters Europe (FSE).
Organisasi itu menyebut harga tiket Piala Dunia 2026 sebagai pemerasan terhadap penggemar.
FSE bahkan mengajukan gugatan ke Komisi Eropa pada Maret lalu terkait dugaan harga tiket yang dianggap berlebihan.
Kontroversi semakin memanas setelah situs resmi penjualan ulang FIFA Marketplace menawarkan empat tiket final Piala Dunia di New York dengan harga lebih dari 2 juta dolar AS per tiket.